Mengulik Keindahan Begonia Bowerae

Membicarakan soal Begonia seperti tak ada habisnya. Wajar saja, mengingat tanaman hias yang suka tumbuh di daerah lembab ini memiliki banyak sekali spesies. Lebih dari 1.700 spesies yang tersebar di dunia, satu diantaranya adalah Begonia Bowerae yang memiliki tampilan unik pada daunnya. Nama ilmiah untuk tanaman ini perdana diterbitkan pada tahun 1950 oleh Rudolf Christian Ziesenhenne.

Begonia bowerae bukan tanaman asli Indonesia, habitat asalnya adalah daerah yang gelap di dalam hutan tropis Meksiko. Tanaman ini pun hadir sebagai penutup tanah dan bukan sebagai pembentuk batang. Pertumbuhannya berasal dari rimpang bercabang yang merambat (batang dari bawah tanah) dan menjalar dengan ketinggian antara 15-25 cm.

Begonia bowerae memiki tampilan daun yang unik dengan kelir hijau zamrud tua dipadu sedikit warna hitam pada bagian tepinya. Pada bagian tepi daun dan tangkai daun pun terdapat bulu-bulu halus yang membuat tampilan Begonia bowerae tampak eksotis.

Pada urat daunnya berwarna ungu atau merah anggur hingga mendekati hitam, membuat penampakan daun Begonia bowerae seperti lukisan. Saat berbunga, Begonia bowerae tampak lebih menawan. Bunganya berbentuk cangkang dan muncul dari batangnya sepanjang 10-15 cm.

Nah, bagi Anda yang tengah mencari tanaman hias untuk diletakkan dalam ruangan, Begonia Bowarae adalah jawaban yang tepat. Selain memiliki warna daun yang beragam, Begonia Bowarae juga dikenal memiliki pertumbuhan yang cepat dan daun yang mudah lebat.

Untuk mendapatkan hasil pertumbuhan Begonia Bowerae yang maksimal, letakkan pada tempat yang bisa tembus cahaya matahari meski di dalam rumah . Selain itu, upayakan lekas memotong atau membuang daunnya yang mulai layu dan menguning untuk mencegah tanaman terserang penyakit.

Demikian sekilas tentang Begonia Bowerae. Anda tertarik membudidayakannya? Jangan khawatir, jenis bagonia ini sudah banyak dijual di Indonesia, sehingga Anda bisa mendapatkan bibitnya dengan mudah.