Loading...
iden
 

Tortum Philo

Philodendron saat ini tergolong salah satu tanaman hias yang sangat digemari. Hal tersebut sebenarnya sesuai juga dengan namanya yang berasal bahasa Yunani, yaitu philo yang diartikan sebagai "cinta" dan dendron adalah "pohon". Nama tersebut diberikan karena keindahan bentuk dan warna-warni daunnya, olah sebab itu disukai sebagai tanaman penghias ruangan atau taman. 

Philodendron banyak ditemukan di daerah tropis beriklim lembab seperti di beberapa wilayah di Amerika dan Indonesia. Tapi hebatnya, Philodendron juga dapat bertahan hidup didalam ruangan. Di habitat asalnya, tanaman ini tumbuh di tepi sungai dan di rawa-rawa, tapi kini dimanfaatkan  sebagai tanaman yang menghiasi rumah di daerah yang banyak mendapat sinar matahari dan beriklim hangat.  

Satu spesies dari tanaman ini yang banyak diburu adalah Philodendron Bipinattifidum, atau biasa disebut sebagai Tortum Philo. Tergolong tanaman  langka, Tortum Philo memang unik, karena daunnya menyerupai anak kunci dengan geriginya atau kerangka jari tangan. Namun dibandingkan dengan daun Philodendron jenis lainnya, tampak lebih tipis

Tidak hanya tampil menarik saat menjadi dekorasi, Tortum Philo ternyata juga bermanfaat untuk menetralkan racun yang sering ditemukan di dalam ruangan seperti benzena, formaldehida, dan karbon monoksida, serta menjaga udara tetap bersih.

Walaupun cocok diletakkan di ruangan, Tortum Philo sesungguhnya tanaman besar,  jika dibiarkan tingginya bisa mencapai sekitar 6 meter dengan lebar maksimal hinga 70 centimeter.  Cara tumbuhnya bermacam-macam seperti merambat dan epifit, tetapi kebanyakan tumbuh seperti semak.

Warna daunnya hijau, tampak mengkilap dan permukannya licin, berbentuk panjang dan sempit, dengan jarak antara masing-masing sekitar 1-1,5 inci. Tanaman ini bisa tumbuh melebar hingga  70 cm. Hebatnya, Tortum philo tetap hijau sepanjang tahun selama mereka hidup. Perubahan musim apa pun tidak akan memengaruhi ukuran dan warna bentuk tanaman.

Karakteristik tersebut sangat menguntungkan sebagai tanaman "indoor". Tortum Philo memang menyukai tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari secara langsung.  Tempat terbaik adalah ruangan yang sedikit hangat namun lembab, untuk mendukung pertumbuhan dan daya hidupnya.

Tanaman ini harus dijaga pada kisaran suhu sekitar 15-30 derajat Celcius dengan kelembaban 60-80% baik siang maupun malam. Harus diingat bahwa mereka akan jatuh sakit dalam cuaca dingin, dan juga lingkungan dengan sinar matahari langsung akan mematikan tanaman juga. 

Tortum Philo tidak berbunga, tapi tidak mengurangi keindahannya saat dipajang di rumah Anda. Seperti semua tanaman, tanaman ini juga sangat rapuh dan akan mati jika diinjak atau ditekan dengan kuat. Yang terbaik adalah menanamnya di area terbuka jauh dari keramaian. Tanaman ini tidak dapat mentolerir ruang tertutup dan kecil tanpa ruang kosong untuk tumbuh.

Yang harus menjadi perhatian, Tortum Philo tidak tahan penyakit karena banyak bakteri yang dapat membunuhnya. Infeksi bakteri dapat dideteksi dengan pemeriksaan pada daun, yaitu pada bagian tepinya yang mulai berwarna coklat, ada bercak pada daun, hawar daun, dan juga seperti ada luka bakar pada bagian ujungnya.

Jika tanaman Anda terinfeksi, mohon segera mengisolasinya dari tanaman lain dan membuang daun yang terinfeksi, semprotkan insektisida untuk membunuh atau membasmi hama sebelum mereka menghancurkan tanaman Anda dan memastikan tidak ada air yang tergenang di tanah terlalu lama.

Untuk anda yang mengkoleksi Tortum Philo, harap berhati-hati karena tanaman ini mengandung bahan kimia yang disebut Kalsium Oksalat yang cukup berbahaya bagi kesehatan Anda. Jika masuk ke dalam mulut maka akan mengiritasi mulut dan kerongkongan. Jika tertelan akan menyebabkan rasa terbakar dan bengkak pada bibir, lidah, dan tenggorokan, muntah, dan diare.

Namun kelebihan lain dari Philodendron Tortum adalah tanaman mudah dirawat, itu sebabnya sangat cocok untuk pemula. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak usaha untuk menjaganya tetap hidup, sehingga hampir semua orang dapat merawatnya. (Sumber: gardeningit.com)

Jika anda tertarik dengan Tortum Philo, silahkan datang ke kebun kami:

-----CLARISA FLORA-----

Alamat:  Arya Widura Residence, Jalan Arya Widura VI/16, Bantar Jati, Tegal Gundil, Bogor
Telpon: 081389864400 (Agung Sumedi)
Panduan: Via Google Map

Artikel terkait

Media

Cara Melanjutkan Bisnis Kuliner Yang Berasal Dari Warisan Keluarga

Warisan berasal dari bahasa Arab Al-miirats, bentuk masdar dari kata waritsa- yaritsu- irtsan- miiraatsan. Maknanya ialah ‘berpindahnya sesuatu dari seseorang kepada orang lain’, atau dari suatu kaum kepada kaum lain. Dengan kata lain, warisan adalah harta peninggalan yang ditinggalkan pewaris kepada ahli waris, apapun bentuknya baik itu harta, nama baik, termasuk juga bisnis kuliner yang dijalankan oleh keluarga.

Ceritane Didik Nini Thowok Golek Duit Dadi Penari Kondang lan Jajah Milangkori

Lair 15 November 1954, Didik Nini Thowok, penari kondang lan jajah milangkori iku asline saka Temanggung, Jawa Tengah. Asma asline, yaiku Kwee Tjoen Lian. Katon soko asmane manawa Didik Nini Thowok asline nduweni getih Tionghoa. Ramane ora liyo peranakan Tionghoa kang ‘kedampar’ ing Temanggung, yaiku Kwee Yoe Tiang. Amarga Didi cilik kerep loro-loronen, ramane mulo ngganti asmane soko Kwee Tjoen Lian dadi Kwee Tjoen An. Dene biyunge asli Jawa, yaiku Suminah kang asli saka Desa Citayem, Cilacap. .Baca Selengkapnya...

Get to know the Mangkunegaran Dynasty and its Founder, Pangeran Sambernyawa

Pangeran Sambernyawa was known as Raden Mas Said since he was born and he was so famous with his struggle to fight Dutch. Then, he was known as Pangeran Sambernyawa in the dynasty of Mangkunegaran. He was born in Keraton Kartosuro in 1725 and he was son of Pangeran Arya Mangkunegaran and the grandson of Paku Buwono I. However, he was different from other kings in general who was surrounded by wealth and luxury.