Loading...

Warung Flora

Anthurium adalah salah satu jenis tanaman hias yang kini banyak dicari. Termasuk keluarga Araceae, jenis ini sebetulnya masih berkerabat dekat dengan philodendron, keladi hias dan alokasia. Karena keindahanya, kabarnya banyak dijadikan hiasan di dalam istana raja-raja di Jawa pada jaman dahulu.

Sebagian besar masyarakat jika ditanya tentang pohon waru, mengacu pada sebuah pohon yang tumbuh besar dan rindang. Waru memang telah lama dikenal sebagai pohon peneduh tepi jalan atau tepi sungai dan pematang serta  pantai. Walaupun tajuknya tidak terlalu rimbun, waru disukai karena akarnya tidak dalam sehingga tidak merusak jalan dan bangunan di sekitarnya.

Janda bolong adalah nama tanaman yan sedang ngetop. Nama ilmiahnya adalah Monstera adansonii. Janda bolong memiliki sekitar 41 spesies yang masuk dalam genus Monstera, dan semuanya berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Janda bolong juga dikenal dengan dengan sebutan tanaman keju Swiss. Menurut Gardens By The Bay, Monstera adansonii memiliki daun dengan lubang berbentuk oval yang tidak beraturan dan daun hias yang bertepi penuh.

Nama Lain: Dumb Cane/Dumbplant. Dieffenbachia seguine, juga dikenal sebagai dumbcane, adalah spesies Dieffenbachia yang berasal dari Amerika tropis dari Meksiko selatan, melalui Amerika Tengah, hingga Amerika Selatan bagian utara dan Brasil. Ini juga asli dari beberapa pulau Karibia, termasuk Puerto Rico.

Halaman 1 dari 2

Group Keluarga

MAJAPAHIT, PADJAJARAN, SRIWIJAYA,MATARAM, MEMPERERAT KEMBALI SILAHTUROHIM

ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH, SELAMAT DATANG KAMI UCAPKAN KEPADA PARA MEMBER ATAU ANGGOTA GRUP "MPSM"

Ayo Berkebun

Philodendron Silver Cloud

Philodendron Silver Cloud tergolong tanaman yang hidup di permukaan tanah dengan tampilan yang…

Artikel Favorit

Ki Nartosabdo, Legenda Dhalang Wayang Kulit Indonesia Kang Ora Bisa Diganti!

Klaten kalebu salah sawijine kabupaten ing Jawa Tengah kang nduweni keunggulan ‘nyithak’ dhalang-dhalang wayang kulit kondang. Legenda dhalang Indonesia kang bisa kasebut ora bisa diganti dening sapa wae tekan saiki uga lahir ing Klaten. Manawa panjengengan prosutresno wayang, mestine ora asing maneh. Yo, dhalang kasebut ora liyo yaiku Ki Nartosabdo. Pria kang ing tembe gedhene kondang dadi dhalang iku, lair ing Klaten, 25 Agustus 1925