Tak Cuma Sandal Jepit, Swallow Kini Punya Produk Sepatu Juga

Siapa yang tak kenal sandal jepit Swallow, produk asli Indonesia yang menjadi andalan untuk melakukan kegiatan sehari-hari sebagian besar masyarakat, baik yang ada dikota-kota besar maupun pelosok-pelosok desa.  Swallow adalah salah satu merek sandal jepit yang paling populer dan tertua,  yang diproduksi oleh pabrik PT Sinar Jaya Prakarsa. Nama dan logo Swallow melambangkan burung wallet, seekor burung yang mewakili kebebasan, pertumbuhan, dan kesetiaan.

PT Sinar Jaya Prakarsa, adalah sebuah perusahaaan yang berkantor di Jalan Kamal Raya No 1, RT 7/ RW 9, Tegal Alur, Kalideres, DKI Jakarta, didirikan pada tanggal 28 Februari tahun 1987.   Sejak awal, PT Sinar Jaya Prakarsa memang dibuat untuk memproduksi sandal karet Swallow dengan menggunakan bahan dan teknologi berkualitas tinggi namun harganya  terjangkau. Dua bahan baku utama yang digunakan  adalah karet alam kelas internasional dan EVA (Ethylene-Vinyl Acetate).

Pabrik ini juga terus berinovasi dengan mengadopsi permesinan dan teknologi terkini. Dan berhasil memproduksi dan merakit mesin sendiri, seperti mesin pengaduk intensif karet, mesin pelubang sandal dan masih banyak lagi. Termasuk untuk membuat mesin otomatis guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi perusahaan,

Sebelum sandal karet seperti Swallow diperkenalkan dan diproduksi massal di dunia, ada sandal gaya Jepang yang disebut Zori. Dipopulerkan oleh tentara Amerika yang baru pulang dari jepang pada saat Perang Dunia II (1940).

Zori Jepang dibuat buat dari jerami padi dan kayu berpernis dan sering digunakan bersama dengan pakaian tradisional Jepang, kimono. Setelah zori Jepang popular, konsumen baru menyadari bahwa bahan yang digunakan dalam pembuatan  zori Jepang,  membuatnya menjadi licin dan kaku. Berbeda dengan  karet yang  lebih fleksibel, tahan lama, dan tidak licin

Maka, ketika sandal jepit Swallow diproduksi di Indonesia,  tmenggunakan bahan karet. Dan dibuat beragam dengan varian, motif atau corak yang menarik. Namun yang paling terkenal adalah model sandal jepit Swallow original tanpa corak alias polos dengan alas berwarna putih dan karet japitan warna hijau, biru, kuning, atau beberapa warna lain.

Umumnya, harga sandal jepit Swallow model tersebut dibanderol dengan nominal sekitar Rp 10.000 hingga Rp 15.000 di pasar-pasar atau toko konvensional.

Selain itu , pabrik sandal Swallow juga menyediakan beberapa edisi terbatas di antaranya Sandal Swallow x Heimlo "Fauna of Indonesia", Sandal Swallow x Heimlo "Food of Indonesia", dan Sandal Swallow x Heimlo "Flora of Indonesia", masing-masing seharga Rp 65.000.

Kini,  Swallow kini juga merilis sepatu hasil kolaborasi dengan Aerostreet, satu perusahaan brand sepatu lokal yang berbasis di Klaten, Jawa Tengah yang berdiri sejak 2015.Harga sepatu itu dibanderol Rp 129.000. Namun sayang hanya ada 5.000 pasang saja dalam ukuran 37- 44, tersedia dalam empat warna, yakni hitam, merah, hijau, dan biru. Setiap pembeli akan mendapat satu sandal secara gratis, yakni Swallow Series Volt.

Tidak butuh waktu lama,  Sepatu yang hanya dijual di Shopee tersebut, sudah ludes terjual.

SILSILAH KELUARGA

sebutan silsilah keluarga

Sebutan Silsilah Keluarga Dalam Bahasa Indonesia

Di dalam bahasa Inggris, kata “grandparents” diartikan sebagai kakek dan nenek sementara jika menjadi “great grandparents”, maka itu akan menjadi buyut atau moyang. Begitu banyak sebutan istilah keluarga di negara lain atau dalam bahasa lain. Sementara Indonesia juga memiliki beberapa istilah meskipun terkadang hal itu akan membuat pendengarnya merasa bingung dan mencoba untuk mengkoneksikan satu per satu dengan yang lainnya supaya mereka paham siapa yang dimaksud. Baca Selengkapnya...

OBROLAN DI RUANG KELUARGA

Anthurium Clarinervium, Tanaman Hias Kebanggan Para Raja

Anthurium adalah salah satu jenis tanaman hias yang kini banyak dicari. Termasuk keluarga Araceae, jenis ini sebetulnya masih berkerabat dekat dengan philodendron, keladi hias dan alokasia. Karena keindahanya, kabarnya banyak dijadikan hiasan di dalam istana raja-raja di Jawa pada jaman dahulu. Baca Selengkapnya...