Terapi Pasca Stroke yang Bisa Mengembalikan Kualitas Hidup

Terapi pasca stroke –Stroke merupakan penyakit yang mampu memicu dampak berbahaya bagi penderitanya. Di tingkat parah, stroke bisa merenggut nyawa seseorang. Oleh sebab itulah pengobatan sangat dibutuhkan untuk mengatasi stroke. Mungkin banyak yang masih bertanya-tanya, apakah penderita stroke bisa kembali ke sedia kala. Kabar baiknya, penderita stroke bisa sembuh, bahkan kembali ke sedia kala. Tetapi ada syaratnya, yakni ketika terkena stroke harus segera diperlukan penanganan medis untuk menurunkan risiko munculnya komplikasi. Pada stroke ada istilah golden hours (waktu emas) untuk pemberian pertolongan.

3 Macam Terapi Pasca Stroke yang Bisa Dilakukan

Saat pembuluh darah di otak pecah atau aliran darah ke otak terhalang sumbatan darah, saat itulah stroke menyerang. Seseorang yang mengidap stroke seringkali mengalami penurunan fungsi otak. Yang mana ditandai dengan gangguan bicara, mengingat, dan bergerak. Untuk penyembuhan pasca stroke, salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan terapi pasca stroke. Latihan ini dilakukan dengan tujuan membantu penderita menjalani rutinitas sehari-hari secara mandiri. Selain itu juga untuk menjaga fungsi otak masih bisa dipertahankan.

Untuk terapi pasca stroke bisa dilakukan 24 – 48 jam setelah stroke menyerang, khususnya sesudah kondisi stabil. Nah, berikut ini beberapa jenis terapi yang bisa dilakukan.

 

Terapi Memori

Memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan otak serta mengembalikan ingatan pasca stroke. Terapi ini juga bisa membantu meningkatkan konsentrasi dan perhatian si penderita. Merangsang otak bisa dilakukan dengan beberapa cara berikut ini;

  • Melakukan permainan asah otak, misalnya catur
  • Menempelkan kalimat yang isinya aktivitas harian ditempat tertentu
  • Meletakkan benda pada tempatnya dan mudah dilihat
  • Melatih tubuh untuk aktif bergerak dengan melakukan kegiatan
  • Mengonsumsi sumber makanan yang mendukung kesehatan otak
  • Mencatat hal-hal yang dilakukan setiap harinya

 

Terapi Bicara

Umumnya, setelah terkena stroke, penderita akan mengalami kesulitan untuk berbicara. Terapi bicara jadi bagian terapi pasca stroke yang bisa dilakukan untuk membantu penderita melatih kemampuan bicara. Serta otot menelan supaya bisa berfungsi kembali ke sediakala. Berikut ini beberapa cara yang bisa melatih kemampuan bicara pasca stroke;

  • Melatih kemampuan menelan makanan dan air
  • Mencocokkan kata dengan gambar, mengurutkan kata sesuai makna, dan menentukan kata yang mempunyai makna sama
  • Menamai gambar tertentu
  • Mengulangi kata yang terapis ucapkan dan menyusun dalam bentuk kalimat
  • Membaca dan menulis
  • Melatih percakapan dengan anggota keluarga

 

Terapi Gerakan

Saat seseorang terkena stroke maka akan memengaruhi fungsi gerak tubuh (motorik). Yang mana bergantung dari bagian otak mana yang mengalami kerusakan. Salah satu bentuknya adalah kelumpuhan di salah satu sisi tubuh atau kesulitan dalam menggerakkan bagian tubuh tertentu. Untuk menguatkan otto dan menjaga keseimbangan serta mencegah kekakuan sendi atau otot. Biasanya terapis akan membantu dengan beberapa gerakan terapi pasca stroke. Diantaranya sebagai berikut ini.

  • Mengganti posisi tidur atau duduk secara berkala. Ini dimaksudkan untuk mengurangi adanya risiko luka, kejang atau kekakuan otot.
  • Menggerakkan kaki dan tangan dengan atau tanpa bantuan alat
  • Melatih pergerakan lebih besar dengan berpindah posisi tidur, pindah dari tempat tidur ke kursi, atau dari duduk ke berdiri jika kondisi sudah cukup stabil

 

Terapi Pasca Stroke dengan Pelatihan Tao Kung

Demikianlah beberapa terapi yang bisa dilakukan penderita pasca stroke untuk mengembalikan kondisi ke sedia kala. Setiap teknik dan durasi terapi pasca stroke sendiri disesuaikan tingkat keparahan, bagian kerusakan dan usia penderita. Untuk Anda yang ingin memberikan terapi pasca stroke bagi keluarga atau teman, maka bisa mencoba pelatihan Tao Kung. Tao Kung sendiri merupakan pelatihan yang diciptakan oleh Guru Besar Gunawan Rahardja. Dimana pelatihan ini banyak dimanfaatkan oleh orang-orang yang memiliki masalah kesehatan. Atau mereka yang ingin meningkatkan dan atau mempertahankan kesehatan. Gerakan dalam pelatihan Tao Kung ini merangsang organ internal dan menciptakan keseimbangan antara organ internal dan bagian tubuh lainnya. Misalnya kelenjar dalam tubuh, sistem syaraf motorik, sistem hormonal, dan lainnya. Gerakan-gerakan dalam Tao Kung sendiri pun sangat berhati-hati sehingga risiko terjadi luka atau cedera pastinya sangat minim.

SILSILAH KELUARGA

Membuat Pohon Keluarga Bersama Anak, Satu Kegiatan Yang Menyenangkan

Pohon keluarga adalah bagan silsilah yang mendokumentasikan leluhur atau garis keturunan seseorang. Membuat pohon keluarga bersama si buah hati, adalah hiburan yang mendidik. Garis keturunan tidak akan ada habisnya, oleh karena itu pada saat membuat pohon keluarga, putuskan terlebih dahulu berapa generasi yang akan disertakan di dalam pohon keluarga. Menggali tiga atau empat generasi sejarah keluarga relatif mudah dilakukan. Baca Selengkapnya...

OBROLAN DI RUANG KELUARGA

Mengoleksi Tanaman Hias Langka Tortum Philo, Hobi Yang Penuh Tantangan

Hobi adalah sebuah istilah yang menggambarkan aktivitas rutin yang dilakukan untuk kesenangan, biasanya dilakukan pada waktu luang. Dikutip dari en.wikipedia.org , hobi sebenarnya sebuah kontradiksi, karena mengambil pekerjaan dan mengubahnya menjadi waktu luang. Setelah itu waktu luang diubah Kembali menjadi pekerjaan. Para pensiunan banyak yang berminat untuk memiliki hobi karena mereka mempunyai banyak waktu dan mencari rangsangan intelektual dan fisik yang dapat diberikan oleh hobi yang… Baca Selengkapnya...