Tips Merawat Sepeda Yang Baik

Aplikasi bersepeda android – Bersepeda memang menjadi sebuah kegiatan menyenangkan sekaligus menyehatkan. Apalagi di pandemic covid-19 ini kita diwajibkan untuk hidup sehat supaya tidak terserang virus. Sepeda tidak hanya bisa dipakai untuk berolahraga saja, namun juga bisa dimanfaatkan sebagai mode transportasi. Di jalan-jalan perkotaan, kita bisa menjumpai pegawai kantor mengayuh sepedanya menuju ke kantor tempat mereka bekerja. 

Bahkan banyak anak-anak sekolah yang pergi ke sekolah dengan mengayuh sepeda. Nyatanya bersepeda memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Diantaranya seperti menurunkan risiko depresi, menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker, membantu mengatasi insomnia, dan masih banyak lainnya.

 

 

7 TIPS MERAWAT SEPEDA SUPAYA TIDAK MUDAH RUSAK

Rutin bersepeda memang menjadi kebiasaan yang baik. Namun jangan lupa untuk merawat sepeda yang digunakan. Bayangkan jika sepeda dipakai terus menerus tetapi tidak dirawat? Pastinya hal ini akan membuat sepeda jadi cepat rusak dan kurang nyaman untuk dipakai. Setiap orang yang memiliki sepeda dan hobi bersepeda harusnya bisa merawat sepeda mereka supaya tetap bagus.

Apabila Anda merasa kesulitan untuk merawat sepeda yang baik seperti apa. Berikut ini ada beberapa tips merawat sepeda yang baik supaya tidak cepat rusak.

 

 

1.Mengecek Tekanan Ban

Untuk hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengecek tekanan ban secara rutin. Tekanan ban akan memengaruhi kenyamanan ketika bersepeda. Oleh sebab itulah pastikan dengan baik bahwa tekanan ban sudah sesuai, yakni tidak terlalu keras atau kempes. Jika sepeda jarang dipakai, maka cukup mengecek tekanan ban sekali dalam tiga minggu.

 

 

2.Memperhatikan Kebersihan Body

Ketika sepeda rutin dipakai setiap minggu, maka perlu dibersihkan secara berkala. Kotoran yang menempel bisa membuat karat body sepeda. Jika Anda tidak menginginkan adanya karat, maka bersihkan jika ada sesuatu yang menempel. Untuk membersihkannya cukup dengan menggunakan lap basah. Tetapi jika ada banyak kotoran dan noda maka bisa mencuci sepeda menggunakan air dan sabun khusus. Lepaskan terlebih dahulu aksesori yang menempel sebelum dicuci.

 

 

3.Membersihkan Gir & Rantai

Jangan lupa juga untuk membersihkan bagian gir dan rantai sepeda. Apabila kedua bagian tersebut kotor, maka akan membuat kenyamanan menjadi terganggu. Anda bisa menggunakan lap basah untuk bersihkan kotoran yang menempel pada bagian gir dan rantai. Untuk lebih sempurna, maka bisa memberikan pelumas khusus pada gir dan rantai pada sepeda ini.

 

 

4.Memastikan Rem Berfungsi

Anda pun juga harus memastikan dengan baik bahwa rem bisa berfungsi sebagai semestinya. Pastikan untuk sering-sering mengecek pada ampas rem. Jika ampas rem sudah menipis, maka disarankan untuk mengganti dengan yang baru. Serta jangan lupa untuk memberikan minyak rem khusus.

 

 

5.Mengecek Baut & Mur

Melakukan pengecekan baut dan mur juga menjadi salah satu bagian perawatan yang tidak kalah penting. Anda harus bisa memastikan bahwa baut dan mur di bagian sepeda ini sudah terpasang dengan kuat. Apabila pemasangan baut dan mur kendor, dikhawatirkan akan terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan.

 

 

6.Mengecek Putaran Roda

Pun Anda juga disarankan untuk selalu mengecek putaran roda depan dan belakang. Apabila masih goyang, bisa jadi jari-hari roda perlu disetel ulang. Apabila Anda merasa kesulitan untuk memperbaikinya sendiri. Maka bisa membawa sepeda ke bengkel untuk menyetel jari-jari roda tersebut.

 

 

7.Menyimpan Sepeda dengan Baik

Bisa dikatakan bahwa cara yang terakhir ini sering dilewatkan oleh para pemilik sepeda. Anda tidak bisa sembarangan menyimpan ditempat mana pun karena ukurannya tidak memakan banyak ruang. Pastikan untuk menyimpan sepeda di ruangan yang mempunyai sirkulasi udara baik. Juga hindarkan dari hujan terlalu sering. Sebab hal ini bisa membuat munculnya karat. Selain itu jika tidak ingin menggunakan dalam jangka waktu lama. Usahakan untuk menggantung sepeda, ini dimaksudkan supaya ban sepeda bisa tetap terjaga.

  

Di Telinga Orang Eropa, Suara Tokek Sangat Indah Dan Mempesona

Istilah Tokek dalam pemahaman orang awam merujuk kepada tokek rumah (Gekko gecko), dari jenis genus Gekko, famili Gekkonidae. Tidak hanya ada di Indonesia, Tokek menyebar luas di Asia Selatan dan Asia Tenggara, ke Utara hingga Korea dan Jepang. Kemudian ke timur, meliputi Kepulauan Nusantara, Filipina, Solomon dan Santa Cruz di Pasifik. Akan tetapi, penyebarannya ternyata tidak sampai ke daratan eropa. Baca Selengkapnya...

Baca Cerita Lucu Bahasa Jawa, Bisa Meningkatkan Imun

Banyak orang menyukai hal-hal yang lucu sebagai sarana hiburan, terutama yang tersaji dalam sebuah cerita. Di Indonesia cerita lucu terdiri dari berbagai bahasa, mulai dari bahasa Indonesia, Inggris hingga bahasa daerah. Satu di antara adalah cerita bahasa Jawa, sebuah bahasa yang digunakan orang-orang yang berasal dari wilayah Jawa Timur, Yogyakarta, Jawa Tengah dan sebagian Jawa Barat. Baca Selengkapnya...

Inilah Sejarah Tentang “Anggur Misa” Di Indonesia

Anggur misa adalah sebuah istilah dari air yang berasal buah anggur yang diminum oleh Yesus bersama 12 murid-Nya pada Perjamuan Terakhir, yang tertulis dalam Injil Matius 26:17-29, Markus 14:12-25, Lukas 22:7-38, dan Yohanes 13:1-38. Itulah yang telah menjadi tradisi Gereja Katolik selama 2.000 tahun. Dalam Kitab Hukum Kanonik (KHK), Kanon 924 § 3, disebutkan bahwa “Anggur haruslah alamiah dari buah anggur dan tidak busuk”. Buah anggur yang dimaksud adalah buah dari tumbuhan genus vitis, suku… Baca Selengkapnya...

Cerita Dibalik Swasembada “Anggur Misa”

Memang bukan perkara mudah, menyediakan anggur untuk ibadah misa umat Katolik di Indonesia. Selain punya standar khusus, anggur misa juga diatur dengan rigid oleh Vatikan. Anggur misa yang digunakan di Indonesa pada awalnya adalah produk wine ari spanyol, yang impornya telah berlangsung 500 tahun. Pada tahun 1974, keperluan anggur misa untuk perayaan Ekaristi Gereja Katolik di Indonesia diimpor dari kebun anggur Sevenhill Cellars, winery yang dibangun pada abad ke-19 oleh imam Jesuit asal… Baca Selengkapnya...

Mengapa Ungu Menjadi Warna Liturgi Selama Masa Prapaskah dalam Tradisi Katolik?

Ungu adalah jenis warna antara lembayung dan magenta. Ungu berasal dari bahasa Inggris purple dan dan bahasa Latin purpura. Dalam tradisi Katolik, ungu adalah salah satu elemen warna dalam liturgi yang menjadi simbol atau tanda peristiwa gerejawi. Baca Selengkapnya...