Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Ozon Untuk Sterilisasi, Solusi Di Masa Pandemi

Gas Ozon (O3) sesungguhnya adalah gas yang beracun, dibentuk oleh alam sebagai pelindung Bumi dari berbagai hal yang membahayakan mahluk hidup, khususnya manusia hewan dan tanaman. Gas ozon dapat membunuh berbagai jenis mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur, dsb. Oleh sebab itu, ozon dapat dimanfaatkan untuk sterilisasi.

Walaupun beracun, tapi karena posisinya jauh di langit,  yaitu diketinggian 20 sampai 35 kilometer dari permukaan, maka gas ozon menjadi tidak berbahaya, tapi bermanfaat karena melindungi para penghuni bumi. Caranya dengan menyerap radiasi ultraviolet atau UV yang mengganggu kesehatan. Juga menyerap panas tinggi dari matahari, agar suhu Bumi tetap stabil.

Bagaimana cara memanfaatkan Ozone? Simak penjelasan dibawah ini:

 

1. OZON UNTUK STERILISASI

Di masa pandemi seperti sekarang ini, Ozon sangat diperlukan untuk sterilisasi lingkungan rumah, kantor, rumah ibadah dan sebagainya. Namun mengingat bahwa sifat ozon di alam sangat tak stabil, ozon tidak dapat dipaketkan untuk dibawa ke suatu tempat pada saat diperlukan. Atas dasar itulah dibuat satu alat atau generator ozon yang disebut sebagai Ozonizer.

Generator ozon (ozonizer) bekerja seperti busi pada mesin kendaraan bermotor, yaitu membangkitkan listrik tegangan tinggi untuk memecahkan oksigen (O2) dari udara, sehingga dapat membentuk O3.

Jadi, Generator Ozon hanya memerlukan udara, bukan bahan kimia seperti pada Disinfektan yang akan meninggalkan residu. Juga tidak memerlukan tabung atau lampu untuk menghasilkan radiasi seperti sinar ultra violet yang berbahaya jika terkena kulit atau mata.

Banyak ahli yang telah melakukan penelitian tentang ozon, temasuk dari dalam negeri. Salah satunya adalah tim dari Badan Riset dan Inovasi Nasional. Hasilnya dapat dilihat di laman Batan.go.id (https://digilib.batan.go.id/e-prosiding/File%20Prosiding/Lingkungan/P3TM-Juli-2003/Agus-Purwadi-Widdi-Uswada-Suryadi-Isyuniarto-dan-Sri-Sukmajaya21.pdf).

Kesimpulan dari penelitian adalah sebagai berikut:

  • Kemampuan Ozon untuk membunuh bakteri, kuman atau virus memang terbukti namun perlu dibuatkan suatu alat pembangkit ozon yang praktis dan mudah dipindah-pindahkan.
  • Kekuatannya ozon masih dibawah fluorin, namun tidak berbahaya seperti fluorin  yang dapat menghambat tumbuh kembang anak, menurunkan kesuburan dan mengakibatkan kanker.  Tetapi  jika dibandingkan dengan khlorin, ozon bisa membunuh bakteri, kuman dan virus, 3250 kali lebih cepat serta 50 kali lebih kuat.
  • Ozon menjadi alternatif metode sterilisasi selain disinfektan (baca: Fakta Tentang Disinfektan Untuk Sterilisasi Lingkungan) dan sinar UV (baca: Kelebihan dan Kekurangan Metode Sterilisasi Dengan Sinar Ultra Violet), namun Ozon jauh lebih aman. 
  • Sebelum atau setelah bereaksi dengan unsur lain, sterilisasi dengan Ozon akan menghasilkan oksigen (02), sehingga teknologi ozon sangat aman ramah lingkungan. Walaupun demikian, hindari menghirup Ozon lebih dari 10 menit, karena akan timbul rasa tidak enak ditenggorokan, pusing bahkan pingsan karena tidak tahan.

 

PUSTAKA

  1. K. PATEL, et aI, What is ozon ?, Ozonetek Limited, 30 Landons Road, Madras 600010, India, 2001.
  2. A Service From The Canadian Center For Accupational Health & Safety (CCOHS), Basic Information On Ozone, February 19, 1999.
  3. ULRICH KOGELSCHATZ and B. Eliasson, Ozone Generation and Application, Asea Brown Boveri Baden, Switzerland, 1999.
  4. WIDDI USADA, dkk., Prosiding PPI Litdas Iptek Nuklir P3TM-Batan Yogyakarta, 27 Juni 2002.
  5. BALDUR ELIASSON et aI., Modeling And Application Of Silent Discharge Plasmas, IEEE Transactions On Plasma Science, Vol. 19, No. 2, April 1991.
  6.  AGUS PURWADI dkk., Pembentukan dan Pengukuran Produk Ozon Pada Ozonizer Plasma, Pro siding PPI Litdas Iptek Nuklir P3TM-Batan Yogyakarta, 7-8 Agustus 2001.
  7. TRI RUSMANTO, Aplikasi Ozon Untuk Mengurangi Bakteri E. Colli Pada Air Minum,Skripsi S1, Jurusan Teknik Lingkungan, Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan 'YLH' Yogyakarta (2002)
  8. ROBECCA AMATO, What is Ozone?, OSMONICS Inc., 1995-2002.
  9. NN, Ozone in Water Treatment, Progressive Environmental Co, OSMONICS Inc., 1995-2002

 

2. OZON UNTUK MENGHILANGKAN BAU TIDAK SEDAP

Ozon dapat digunakan untuk menghilangkan bau apapun, termasuk bau yang tidak sedap. Bau terdiri dari molekul, sama seperti bakteri atau jamur lainnya. Ozon akan bereaksi dengan mentransfer atom oksigen "ekstra" ke molekul bau, dan akan merubahnya menjadi bentuk yang berbeda sehingga bau nya tidak ada lagi.

Prinsipnya sama dengan aroma segar yang Anda cium setelah hujan. Petir akan memecah molekul ozon di atmosfer, kemudian atom oksigen yang terlepas akan bergabung dengan molekul oksigen lainnya, sehingga muncul aroma baru yang berbeda.