Pereskia Bleo, Obat Herbal Mujarab

Pereskia Bleo atau juga dikenal dengan nama Daun Tujuh Jarum Bilah, memiliki banyak khasiat bagi Kesehatan. Seperti pereda nyeri, pencegah tumor dan kanker, mengobati hipertensi, mencegah stroke dan jantung bahkan mampu berperan sebagai penetral racun (bisa ular). Bagaimana cara memanfaatkan daun itu sebagai obat? Berikut adalah ulasan tentang penggunaan Pereskia Bleo sebagai obat herbal.

 

 

 

Konsumsi Daun

Tanaman yang masuk dalam golongan kaktus itu, memiliki bagian-bagian tanaman yang dapat dikonsumsi sebagai obat, contohnya adalah daun dan buahnya.

Beberapa penyakit yang dapat diatasi dengan konsumsi secara rutin, seduhan daun tanaman berbatang penuh duri itu antara lain, perut kembing, luka ringan, infeksi, kanker, wasir, keracunan, hipertensi atau darah tinggi, gangguan rongga mulut, juga asam urat.

Adapun cara pengolahannya cukup mudah, hanya dengan mengambil beberapa helai daun Pereskia Bleo segar. Kemudian diseduh dengan air panas, setelah agak dingin langsung diminum.

Cara lain memanfaatkan daun Pereskia Bleo adalah memakannya sebagai lalapan sebanyak 1-3 helai per hari. Jika cara kurang cocok, bisa juga diblender untuk dijadikan jus.

 

 

Tempelkan Pada Area Sakit

Ternyata Pereskia Bleo juga dipercaya mampu mengobati luka bakar, yaitu dengan menempelkan daun pada bagian tubuh yang menderita luka bakar. Untuk mendapatkan sari pati zat yang maksimal, silahkan tumbuk daun terlebih dahulu sebelum dioleskan pada bagian yang terkena luka.

 

 

Obat Reumatik

Tanaman daun tanaman berbunga oranye ini juga dipercaya mampu mengatasi penyakit reumatik. Caranya, ambil 10 helai daun, setelah itu, direbus, Konsumsi air rebusannya 3-4 kali dalam sehari. Atau bisa juga langsung mengkonsumsi daunnya seperti lalapan sayur. Akan lebih nikmat, jika memilih daun yang masih muda.

 

 

Suplemen Kesehatan

Penggunaan Pereskia Bleo sebagai suplemen kesehatan dilakukan dengan cara mengkonsumi 7 daun pucuk muda, ketika badan dalam kondisi kurang fit.

Merujuk pada penelitian yang A Preliminary Survey on the Medicinal Uses and Effectiveness of Pereskia bleo Used by People of Three Villages in the State of Kelantan, Malaysia, didapati bahwa para informan yang mengkonsumsi daun tersebut dapat merasakan manfaat pada kesehatan badannya setelah mengkonsumsi beberapa hari.

 

 

Atasi Gangguan Diabetes Melitus

Masih merujuk pada hasil penelitian di atas, seorang informan memberi informasi bahwa daun Pereskia Bleo juga terbukti mengatasi diabetes melitus selama dirinya mengandung.

 

 

Catatan

Jika menggunakan Pereskia Bleo sebagai obat herbal, mohon diimbangi dengan kebersihan alat serta bahan pembuatannya. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari terjadinya kontaminasi dengan mikroba yang justru berakibat membahayakan kesehatan.

Selain itu, merujuk pada penelitian di atas, para informan mengaku mengkonsumsi daun Pereskia Bleo tanpa menggunakan obat medis lain. Artinya, jika Anda ingin mencoba menggunakannya sebagai obat, pastikan untuk tidak mengkonsumsinya bersamaan dengan obat lain. Akan lebih baik, jika Anda melakukan konsultasi ke dokter terlebih dahulu.

 

Di Telinga Orang Eropa, Suara Tokek Sangat Indah Dan Mempesona

Istilah Tokek dalam pemahaman orang awam merujuk kepada tokek rumah (Gekko gecko), dari jenis genus Gekko, famili Gekkonidae. Tidak hanya ada di Indonesia, Tokek menyebar luas di Asia Selatan dan Asia Tenggara, ke Utara hingga Korea dan Jepang. Kemudian ke timur, meliputi Kepulauan Nusantara, Filipina, Solomon dan Santa Cruz di Pasifik. Akan tetapi, penyebarannya ternyata tidak sampai ke daratan eropa. Baca Selengkapnya...

Slamet Gundono, Dhalang Wayang Suket Ing Tegal Jawa Tengah

Tegal mingka kabupaten ing iring kulon Jawa Tengah kasebut wes cedhak karo Jawa Barat kang ngugemi budaya Sunda. Mula ora nggumunke minangka kesenian ing Sunda uga nyiprat ing tlatah iki, kayata wayang golek. Ing tanah asline, Asep Sunandar Sunarya wes kaceluk minangka dhalang wayang golek kondang, dene ing Tegal ana Ki Entus Susmono kang misuwur bisa nglakokake wayang kulit lan golek. Ananging ana siji maneh wayang ora ‘biasa’ kang uga lair ana ing Tegal. Wayang iku kasebut wayang suket.… Baca Selengkapnya...

Sujiwo Tejo, Artis Kang Sarwa Bisa

Mungkin sebagian orang tidak menyadari lagu yang sering dinyanyikan oleh budayawan Sujiwo Tejo “Sugih Tanpo Bondo” mengandung makna yang begitu mendalam, yaitu kaya tanpa harta. Orang kaya adalah mereka yang tidak butuh harta. Artinya harta bukan segalanya, dan tidak akan dibawa mati. Baca Selengkapnya...

Dive Into The Philosophical Meaning of Gareng, Javanese Puppet Characters

Gareng is one of the famous traditional Javanese puppet characters which appears often in show shadow puppets. Gareng’s complete name is “Nala Gareng” but he is known to be Gareng only. Gareng is basically one of the members of Javanese puppet with the limp leg. Beside it, he also has another physical disability such as the the broken arm. Based on philosophy, those have different meaning such as don’t take others’ right. Baca Selengkapnya...

Mengapa Ada Larangan Makan Daging Babi dalam Alkitab ?

Menikmati Ngo Hiang khas Bogor memang nikmat, citarasa gurih berpadu dengan iklim daerah pegunungan yang sejuk. Terlepas dari citarasanya yang luar biasa lezat, apakah umat Katolik boleh makan babi? Daging dari hewan yang satu ini memang kerap menimbulkan polemik di tengah umat beragama. Inti persoalannya, babi itu halal (diperbolehkan) atau haram (dilarang). Yang jelas, ada dua tradisi agama besar yang memiliki larangan untuk memakan daging babi atau berbagai produk yang terkait dengan babi.… Baca Selengkapnya...