Para Pemain Jaranan Wajib Hirup Minyak Aroma Melati Sebelum Pertunjukkan

Wangi dupa dan kemenyan yang menyebar plus rapalan mantra yang terdengar merupakan momen menentukan bagi seluruh pemain Jaranan. Pada saat itulah mahluk halus akan masuk ke tubuh mereka.

Setelah itu, seluruh pemain seakan berada di bawah alam sadarnya. Mereka menari dan berlari ke sana kemari secara liar. Para pemain tidak merasakan apa-apa, meski melakukan yang berbahaya, seperti makan beling atau mempraktikkan adegan debus.

Agar tetap terkontrol, sang pawang Jaranan mewajibkan para pemain menghirup minyak beraroma  melati yang dipercaya sangat disukai oleh makhluk halus. Demikian penjelasan dari Qodli Zahka, ketua Sanggar Jaranan Ismoyo Djoyo Saputro.

Para pawang juga membatasi  umur pemain jaranan, minimal telah berusia 15 tahun. Dan untuk dapat berinteraksi dengan makhluk halus, harus menjalani beberapa ritual sebelum pertunjukan berlangsung.

Mengenai efek samping yang terjadi setelah pertunjukkan,  hanya rasa lelah dan mandi keringat, kadang terasa mual sampai muntah. Yang paling sering terjadi , karena lelahnya, ada beberapa  pemain tak bisa bangun hingga harus dibopong ke belakang panggung.

Beberapa pemain ada juga yang merasa linglung dan bingung sedang berada di mana, sesaat setelah  mulai sadar.  Namun umumnya tidak berlangsung lama.

Sumber: jawapos.com

Di Telinga Orang Eropa, Suara Tokek Sangat Indah Dan Mempesona

Istilah Tokek dalam pemahaman orang awam merujuk kepada tokek rumah (Gekko gecko), dari jenis genus Gekko, famili Gekkonidae. Tidak hanya ada di Indonesia, Tokek menyebar luas di Asia Selatan dan Asia Tenggara, ke Utara hingga Korea dan Jepang. Kemudian ke timur, meliputi Kepulauan Nusantara, Filipina, Solomon dan Santa Cruz di Pasifik. Akan tetapi, penyebarannya ternyata tidak sampai ke daratan eropa. Baca Selengkapnya...

Nyi Tjondrolukito, Pesinden Pagelaran Wayang Kulit Kesenangane Mantan Presiden Indonesia

Kanggone para prosutresno karawitan, asma siji iki wes ora asing maneh. Yo, ora liya asma kesebut, yaiku Nyi Tjondrolukito. Piyambake kalebu legenda sinden Indonesia. Lahir kanthi asma asli Turah, wanita kelairan Desa Pogung, Sleman, Yogyakarta ing 20 April 1920 iku malahan nate dadi pesinden kesenengane Bung Karno, Presiden Indonesia pertama. Opo sejatine kang ndadekake Nyi Tjondrolukito istimewa, saengga presiden kapisan Indonesia wae nganti ngormati lan seneng? Artikel ing ngisor iki bakal… Baca Selengkapnya...

Pok-kopok, Hewan Pesugihan Yang Menyerupai Kelelawar

Warga Dusun Karangduak, Kelurahan Karangduak, Kecamatan Kota Sumenep dibuat geger, setelah setelah salah satu warganya yang bernama Sumiyati, berhasil menangkap Pok-kopok, hewan pesugihan yang menyerupai kelelawar. Baca Selengkapnya...

Ingin Sukses Beternak Kambing? Ikuti Cara Berikut Ini

Komunitas peternak kambing - Banyak orang yang tertarik untuk menjadi seorang peternak karena memiliki pendapatan menggiurkan. Bisnis ternak hewan sendiri masih akan terus ada sebab manusia membutuhkan asupan protein hewani. Salah satu bisnis peternakan yang menggiurkan untuk ditekuni adalah ternak kambing. Meskipun ukuran kambing tidak sebesar sapi, namun dari segi hasil penjualan kambing juga tetap bisa bersaing. Terlebih lagi jenis kambing di Indonesia ini ada banyak. Mulai dari kambing… Baca Selengkapnya...

Ayo Siap-siap, Kemanapun Anda Pergi Nantinya Akan Selalu Diminta Menunjukkan Sertifikat Vaksin Covid-19

Sebentar lagi, jika berkunjung tempat umum maka anda wajib menunjukan sertifikat vaksin Covid-19. Aturan ini salah satunya berlaku untuk naik transportasi umum selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), makan di restoran atau warteg, melaksanakan kegiatan peribadatan, masuk supermarket, pasar tradisional, salon, dan hotel non karantina. Baca Selengkapnya...