Rahasia Memasak Bakmi Jawa Agar Tidak Lembek

Bakmi Jawa adalah salah satu makanan khas masyarakat jawa, khususnya di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Bakmi Jawa atau Mi Jawa dikenal juga dengan  istilah bakmi rebus atau Bakmi godhog, yang dimasak dengan bumbu khas masakan Jawa. Selain bakmi godog, penjual bakmi jawa juga menyediakan variasi lainnya,  seperti mie goreng dan nasi goreng. Keistimewaan Bakmi Jawa terletak pada cara pengolahannya yaitu masih menggunakan tungku tanah liat (anglo) dan api dari arang.

Meskipun pembeli bakmi jawa memesan dengan jumlah porsi yang banyak, penjual bisanya membuatnya tetap satu persatu menggunakan wajan kecil,  bukan diolah secara berbarengan. Hal tersebut dilakukan demi menjaga rasa bakmi jawa sehingga tetap khas di lidah.

Keistimewaan lainnya adalah pada suwiran daging ayam kampung dan telur bebek untuk menciptakan  rasa khas ketika berpadu dengan racikan bumbunya. 

Cara membuat bakmi jawa yang enak sebetulnya mudah, selain racikan bumbu yang tepat, adalah durasi memasaknya supaya mi tidak lembek. Berikut ini adalah tips  memasak bakmi jawa ala  Bakmi Jawa Mbah Parto, 

Warung Bakmi Jawa Mbah Parto sudah buka sejak 2017, dan saat ini memiliki beberapa cabang. Salah satunya ada di Jalan Glagah Sari Nomor 134, Umbulharjo, Yogyakarta.  Dan sejak tahun 2019, warung Bakmi Jawa Mbah Parto mulai ramai, bahkan dapat menghabiskan 10 ekor ayam per harinya.

Jika ingin belajar membuat bakmi jawa, silahkan datang ke warung Mbah Parto, pemilik maupun karyawannya dengan senang hati membagikan ilmu memasak bakmi jawa tanpa biaya alias gratis. Namun harus dilakukan pada malam hari, setelah atau saat warung sepi. 

Menurut mereka, belajar membuat bakmi jawa itu mudah dan tidak memerlukan waktu lama, cukup satu minggu saja. Namun beberapa orang terkadang masih ragu untuk menyajikan masakan bakmi jawanya kepada orang lain. Hal inilah yang kerap menjadi kendala dalam proses belajar.

Berikut ini  rahasia memasak bakmi jawa agar tidak lembek:

 

1. Siram dengan air panas

Jenis mi yang digunakan untuk membuat bakmi jawa adalah mi telur basah atau mi kuning. Selain itu, ada pula bihun beras untuk campurannya.  Sebelum dimasak, kedua mi harus direndam dulu dalam air panas supaya tidak keras. Namun proses perendamannya tidak boleh terlalu lama agar mi tidak lodoh. 

 

2.Masukkan setelah kuah mendidih

Mi yang sudah disiram dengan air panas dapat langsung dimasak. Namun karena mi tersebut sudah disiram air panas, maka sebaiknya masukkan mi menjelang akhir memasak.  Tepatnya ketika kuah kaldunya sudah mendidih. 

 

3.Masak sebentar 

Durasi memasak bakmi jawa tidak perlu lama. Bahkan satu menit pun cukup. Tanda bakmi jawa yang sudah matang atau siap disajikan yakni ketika wajan pengorengnya mulai berasap.

Di Telinga Orang Eropa, Suara Tokek Sangat Indah Dan Mempesona

Istilah Tokek dalam pemahaman orang awam merujuk kepada tokek rumah (Gekko gecko), dari jenis genus Gekko, famili Gekkonidae. Tidak hanya ada di Indonesia, Tokek menyebar luas di Asia Selatan dan Asia Tenggara, ke Utara hingga Korea dan Jepang. Kemudian ke timur, meliputi Kepulauan Nusantara, Filipina, Solomon dan Santa Cruz di Pasifik. Akan tetapi, penyebarannya ternyata tidak sampai ke daratan eropa. Baca Selengkapnya...

Ritual Sedekah Bumi di Gereja Katolik Santo Servatius Bekasi, Semua Umat Memakai Atribut Pakaian Khas Betawi

Peci hitam, celana komprang hitam, baju sadaria putih, sarung merah dan golok bagi para bapak, sedangkan bagi para ibu menggunakan kerudung putih, sarung batik dan kebaya putih, adalah atribut pakaian khas Betawi. Pakaian tersebut biasa dikenakan umat di Gereja Katolik Santo Servatius Bekasi, setiap tanggal 13 Mei pada saat mengadakan ritual sedekah bumi dan pesta rakyat yang berlangsung selama misa dan setelah misa. Baca Selengkapnya...

Purwakalih Site, A Historical Heritage

Whether Prabu Siliwangi is just the story or real, many people still believe he was once existed in the world especially Indonesia. That is why, many people want to find out and look for the historical heritage and one of them is Purwakalian site in the area of Batutulis Bogor which was known as one of the historical area with so many sites and also inscriptions left by Padjajaran along with the inscription. At least, you may find 3 different inscriptions there. Baca Selengkapnya...

Pemberkatan Satwa Dalam Tradisi Gereja Katolik

Di Gereja Katolik, memang ada tradisi pemberkatan hewan peliharaan. Tradisi tersebut termasuk dalam Sakramentali, yaitu benedictiones invocative, artinya berkat yang diberikan tidak mengalami perubahan status dan tujuan dari yang diberkati. Hewan yang diberkati imam tidak berarti menjadi hewan suci, melainkan memperoleh karunia rohani, seperti perlindungan dari Allah, yang dimohon oleh Gereja melalui ibadat atau upacara Sakramentali. Baca Selengkapnya...

Sri Susuhunan Pakubuwono X, The First Car Owner in Indonesia

Vehicle was considered as the luxurious thing in Indonesia and back then, there were not many people had vehicle because this was something expensive. However, did you know the first car owner in Indonesia during the colonial era? Most people will think that the first vehicle owner in Indonesia was Dutch because they were rich and Indonesian people became their slaves for years. However, you are wrong because the first vehicle owner in this land was Sri Susuhunan Pakubuwono X. Baca Selengkapnya...