Sewa Hiburan Musik Keroncong di Bogor

Musik atau lagu merupakan salah satu jenis bentuk konsumsi bagi kebutuhan batin manusia. Ketika mengalami ketegangan, kejenuhan juga masalah dalam kehidupan, mendengarkan musik merupakan salah satu upaya untuk melepaskan sementara permasalahan tersebut. Ada berbagai macam jenis musik. Salah satunya adalah keroncong, yang pernah menjadi musik hiburan khas Indonesia. Namun seiring berjalannya waktu, eksistensi musik keroncong mulai hilang karena kejenuhan dalam mendengarkan keroncong gaya lama yang statis serta masuknya genre musik modern ke Indonesia.

Beberapa seniman yang peduli dan ingin melestarikan musik keroncong, kemudian mengembangkan lagu-lagu modern yang “dikeroncongkan” menjadi keroncong modern. Sumbernya berasal dari lagu pop Indonesia, lagu daerah dan lagu Barat.

Jika anda membutuhkan orkes keroncong untuk hiburan pada acara penting seperti: pernikahan, dinner, syukuran, reuni atau hanya sekedar ingin bernostalgia, sebuah grup keroncong di Bogor siap tampil dengan gaya lama ataupun modern.

Bukan sekedar grup keroncong biasa, Orkes Keroncong dengan nama "Asmara PGB Bangau Putih" ini memiliki sejarah yang cukup panjang. Berdiri sejak tahun 1970-an dan tetap eksis hingga saat ini, luar biasa bukan? 

Lahirnya Orkes Keroncong ini diprakarsai oleh guru besar perguruan silat Persatuan Gerak Badan Bangau Putih, yaitu Alm. Bapak Subur Rahardja. Semasa hidupnya, almarhum memang senang dengan musik Keroncong untuk  untuk menemani berlatih ataupun beristirahat, 

Kesenangan tersebut kemudian menurun kepada murid-muridnya termasuk warganegara asing dari berbagai negara. Selain silat, mereka pun rajin berlatih menyanyikan  lagu Keroncong.

Oleh sebab itu tak perlu heran, jika Orkes Keroncong Asmara PGB Bangau Putih pernah beberapa kali tampil di TVRI dengan penyanyi dari luar negri. Namun aktivitas Orkes Keroncong Asmara PGB Bangau Putih ini sempat terhenti, ketika Bapak Subur Rahardja wafat di tahun 1986. 

Baru pada tahun 1990-an, pada saat beberapa orang murid baru yang notabene adalah para pengamen jalanan yang biasa mangkal di Terminal Baranangsiang Bogor, mencoba menghidupkannya. Sayangnya, karena berbagai faktor, upaya ini hanya berlangsung sekitar 3 tahun saja dan kembali mati suri.

Hebatnya, “jantung” Orkes Keroncong Asmara PGB Bangau Putih kembali berdenyut, ketika ada sejumlah murid yang secara tidak sengaja menemukan sisa-sisa alat keroncong yg sudah mulai rusak. Walaupun ada berbagai kendala dan permasalahan yang harus diatasi untuk menghidupkannya kembali. Mulai dari perbaikan sejumlah alat musik yg rusak, mencari pemainnya yg paham tentang musik keroncong, biaya operasional, termasuk mengatur jadwal latihan yg konsisten.

Sebuah problematika yang umum dihadapi oleh semua orkes musik Keroncong di era globalisasi, dimana serbuan berbagai aliran musik dari luar negri cukup gencar. Termasuk anggapan bahwa musik Keroncong itu kuno dan ketinggalan jaman, sehingga sedikit sekali generasi muda yg mau belajar musik Keroncong.

Namun berkat dukungan dari Guru Besar yang sekarang, yaitu Bapak Gunawan Rahardja yang ternyata juga menyukainya, Orkes Keroncong Asmara PGB Bangau Putih bisa bangkit dan eksis sampai saat ini.

Berbagai permintaan dan undangan untuk tampil pun terus berdatangan. Termasuk untuk pentas dibeberapa hotel mewah seperti Hotel Mulia, hotel 101, Golf Bogor Raya termasuk untuk mengisi acara di berbagai Mall, radio RRI, dan event-event lainnya.

Jika Anda membutuhkan hiburan music keroncong , silahkan kontak Jimmy Charter di 081311432998, atau bertemu langsung di Sate Maranggi Ceu Loli, Jl. Pandu Raya No.3, RT.1/RW.13, Tegal Gundil, Bogor.

Media

Di Telinga Orang Eropa, Suara Tokek Sangat Indah Dan Mempesona

Istilah Tokek dalam pemahaman orang awam merujuk kepada tokek rumah (Gekko gecko), dari jenis genus Gekko, famili Gekkonidae. Tidak hanya ada di Indonesia, Tokek menyebar luas di Asia Selatan dan Asia Tenggara, ke Utara hingga Korea dan Jepang. Kemudian ke timur, meliputi Kepulauan Nusantara, Filipina, Solomon dan Santa Cruz di Pasifik. Akan tetapi, penyebarannya ternyata tidak sampai ke daratan eropa. Baca Selengkapnya...

Daftar Jamu Kuat Yang Bagus, Kelas Kaki Lima

Jamu atau disebut juga dengan nama herba atau herbal, adalah sebutan bagi obat tradisional dari Indonesia. Jamu dibuat dari bahan-bahan alami dari tumbuhan, seperti rimpang (akar-akaran), daun-daunan, kulit batang, dan buah. Ada juga menggunakan bagian tubuh hewan seperti empedu kambing, empedu ular, atau tangkur buaya, biasanya untuk membuat jamu kuat yang bagus. Baca Selengkapnya...

Ajisaka, Carrier of Javanese Civilization

Every land in the world may have its different history and also the legendary folk related to it including Indonesia. Every island in this country has its urban legend believed by all people no matter it is true or just a legend. One of the popular legends is Ajisaka. It is the Javanese legend about the arrival of civilization into the land of Java carried by a King named Ajisaka. This legend also covers the origins or Javanese letters called “Aksara Jawa” used centuries ago as the main letters… Baca Selengkapnya...

"Perawan Yang Disucikan" Berbeda Dengan Biarawati Katolik

Dalam agama Katolik, ada istilah "perawan yang disucikan". Tapi tak banyak yang mengenalnya, karena konsep perawan yang disucikan baru diatur secara terperinci oleh otoritas Gereja Katolik sekitar 50 tahun yang lalu. Padahal, perempuan yang menjalani fungsi tersebut sudah ada sejak awal kelahiran agama katolik ini. Baca Selengkapnya...

Petruk, The Witty Bearer of Wisdom

In the book of “Mitologi dan Toleransi Orang Jawa” by Ben Anderson, Javanese people were mentioned to have the value of “adhiluhung” in interpreting their life. That value is reflected in the world of shadow puppet or “wayang” as the guidelines of life for Javanese people. One of the figures in shadow puppets is Petruk. This characteristic is so famous with his advice and also wisdom in life. He is the member of Punakawan which is so famous in the land of Java. Baca Selengkapnya...