5 Sejarah Tradisi di Indonesia yang Lekat dengan Idul Fitri

Sebelum hari Raya Idul Fitri tiba, biasanya umat Muslim di seluruh dunia akan melakukan banyak persiapan dalam menyambut hari kemenangan tersebut. Di Indonesia sendiri, rupanya terdapat beberapa kebiasaan yang sudah sangat mendarah daging untuk dilakukan jelang hari raya besar umat Islam tersebut.

Berikut adalah lima tradisi yang keberadaannya tak dapat dipisahkan dari Lebaran di Nusantara:

THR

THR adalah Tunjangan Hari Raya yang diberikan pemilik usaha/ perusahaan kepada para pekerjanya saat hari raya keagamaan. Besaran uang THR sendiri adalah gaji selama setahun, oleh karenanya THR kerap disebut sebagai gaji ke-13. Namun percaya atau tidak, rupanya model bonus seperti ini hanya ada di Indonesia.

Menurut informasi dari Liputan6.com, tradisi ini muncul sejak era kabinet Soekiman Wirjosandjojo untuk diberikan kepada pegawai negeri. Hal ini lantas memicu protes buruh sehingga terjadi demonstrasi besar-besaran pada 13 Februari 1952. Sejak saat itu, THR menjadi suatu kewajiban yang harus diberikan oleh instansi berbadan hukum kepada para pekerjanya.

Tak hanya THR, uang Lebaran juga kerap diterima anak-anak dari orangtua mereka atau kerabat yang lebih tua. Meski tradisi tersebut lebih menyerupai pemberian angpao saat Imlek, tetapi tak jarang uang Lebaran anak-anak disebut sebagai THR juga.

 

Baju Baru

Jelang Lebaran boleh dibilang merupakan ladang uang bagi para pemilik usaha kain dan baju. Bagaimana tidak, hampir segenap lapisan masyarakat akan memadati pusat perbelanjaan dalam melakukan perburuan kebutuhan sandang tersebut.

Rupanya tradisi ini memang sudah ada sejak tahun 1596 di Kesultanan Banten. Hal ini bahkan tergores dalam buku Sejarah Nasional Indonesia yang ditulis oleh Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto. Tak hanya Banten, kerajaan Mataram di Yogyakarta rupanya juga melakukan tradisi yang sama.

 

Mudik

Istilah mudik sebenarnya baru dikenal sejak tahun 70-an. Hal ini dipicu posisi Jakarta sebagai kota besar yang ramai diserbu pendatang dari luar daerah dan pulau. Diperkirakan kebiasaan ini bahkan sudah dilakoni para petani di perantauan sejak zaman Kerajaan Majapahit. Saat itu mereka biasanya pulang ke kampung halaman guna membersihkan makam leluhur.

Disebutkan juga kata mudik diyakini berasal dari bahasa Jawa, yaitu ‘mulih dilik’ atau pulang sebentar. Namun sebagian lain juga meyakini mudik berasal dari bahasa Betawi ‘menuju udik’ yang berarti menuju kampung/ desa/ dusun.

 

Halal Bihalal

Halal Bihalal adalah ajang pertemuan kerabat dan famili untuk saling memaafkan setelah Ramadhan berakhir. Akan tetapi, dibalik pengadaannya, istilah Halal Bihalal tidak tercantum dalam Al Quran maupun hadist.  Usut punya usut istilah ini dipelopori oleh KH Abdul Wahab Chasbullah yang merupakan pendiri Nahdlatul Ulama. Istilah ini diperuntukan sebagai sebutan acara pertemuan guna meredam perseteruan para elit politik pada masa pemerintahan Soekarno.

 

Sungkeman

Saat Lebaran Anda mungkin akan melihat kebiasaan sungkem atau orang yang lebih muda melakukan salim kepada yang lebih tua. Nyatanya sungkem ini memang berasal dari budaya Jawa yang memiliki makna  sebuah penghormatan atau permohonan maaf. Disebutkan sungkem massal pertama kali dilakukan di zaman KGPAA Sri Mangkunegara I usai shalat Ied.

Tak hanya di Indonesia, tradisi yang serupa juga bisa ditemukan di Turki saat Idul Fitri. Sejumlah tradisi Lebaran memang masih mampu bertahan hingga kini meski digempur oleh zaman. Nilai-nilai tradisi yang diperlihatkan begitu menunjukan bagaimana umat Muslim memaknai hari Idul Fitri untuk kembali suci. (AS)

Silsilah Keluarga Para Tokoh Nasional

Permadi Arya

Permadi Arya atau yang dikenal dengan panggilan Ustad Abu Janda Al Boliwudi merupakan salah satu tokoh yang cukup viral dan kontroversial dalam beberapa tahun ini di Indonesia.

Keluarga Sosrodjojo dan Profil Teh Botol Sosro

Anda tentu tidak asing dengan Teh Botol Sosro, bukan? Minuman teh botol kemasan dari Indonesia ini emang terkenal di saentero negeri. Dengan tagline “Apapun makanannya, minumannya Teh Botol Sosro,”…

Only One in the World

Saraswati Temple Ubud: A Charming Spot of Bali

Looking at the Beauty of Enchanted Saraswati Temple Ubud - Saraswati is known as the Goddess of knowledge. The Saraswati Temple Ubud was built to worship her. The temple is one of authentic proves how religiosity of Balinese has become part of their life. Read More...

Tradisi Keluarga

Empat Tradisi Lebaran di Tanah Blambangan

Indonesia merupakan negara yang besar. Bukan hanya besar dari segi wilayahnya, melainkan juga besar berkat keanekaragaman yang dimilikinya. Membentang luas dari Sabang di ujung barat hingga Merauke di ujung timur, dari Miangas di sisi utara hingga Pulau Rote…

Akulturasi Tradisi Muslim di Bali Saat Ramadhan dan Idul Fitri

Meskipun masyarakat Bali mayoritas memeluk agama Hindu, tetapi hal ini tidak menjadi hambatan untuk menjalin kebersamaan dari pemeluk agama lainnya. Di Pulau Dewata sendiri, sejumlah kampung dengan komunitas Muslim cukup banyak tersebar di beberapa wilayah.

Adakah Keluarga Anda Pada Daftar Nama Dibawah Ini?

  • Raden Soewignjo, Raden Soegih, Raden Sajoeto, Raden Sootio, Raden Soetjipto, Raden Soediro, Raden Sootomo, Raden Rara Asijah, Raden Achmad, Raden Mohamad Salim, Raden Rara Patimah, Raden Abdulkadir
  • Raden Ajoe Soerodhimoeljo (Soeparin)
  • Mas Rara Marjam, Mas Abdoel Kadir, Mas Abdoerrachman, Mas Abdoeloemar
  • Raden Soepardan (Mas Ngabehi Taroesoewignjo), Ngali, Raden Soeparso (Kartosoediro), Raden Nganten Nitikoesoemo (Soeparsi), Raden Soenarto, Raden Nganten Soeroasmoro (Soeparti), Soeparno, Raden Soepnandar (Sastrosoeputro), Soeprijo, Sribanoen.

sultan

Kisah Sultan Yang Masuk ke Laut Menggunakan Mobil

Sultan Hamengku Buwono IX, tak banyak bicara tentang pengalaman batin yang dialami. Namun demikian banyak orang meyakini bahkan menjadi saksi berbagai hal mistis, misterius dan diluar nalar pernah terjadi yang berkaitan dengan Dorodjatun-nama kecil Sultan. Misalnya kisah tentang Sultan masuk ke laut selatan dengan mengendarai sebuah mobil merah tanpa kap.

Baca selengkapnya...