Makam Sunan Muria - Dawe, Kudus, Jawa Tengah

"Sunan Muria adalah salah satu tokoh Walisongo yang menyebarkan agama Islam di pedalaman Jawa Tengah."

Anak dari Sunan Kalijogo ini lebih suka bergaul dengan rakyat jelata ketimbang berada di kawasan kota yang ramai penduduk. Beliau ingin menyebarkan Islam ke golongan bawah dengan harapan mampu mengubah nasib mereka secara spiritual perlahan-lahan.

Perjuangan dari Sunan Muria nyatanya tidak sia-sia. Beliau sangat dihormati oleh banyak Muslim di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peziarah yang nyekar ke makan Wali songo ini setiap harinya. Pada even tertentu seperti bulan Ramadan dan Sya'ban setiap tahunnya.

 

Sejarah Singkat Sunan Muria

Sunan Muria memiliki kebiasaan dakwah yang hampir sama dengan ayahnya. Beliau suka berbaur dengan penduduk lokal dan mencampurkan nilai dakwah dengan tradisi yang ada. Cara dakwah ini akhirnya berhasil mengajak banyak penduduk untuk mengenal Islam lebih dalam lagi hingga akhirnya mau menjadi bagian dari pengikut Nabi Muhammad SAW.

Sedikit berbeda dengan Sunan Kalijogo yang lebih mudah masuk ke kalangan bangsawan, Sunan Muria lebih menyukai rakyat jelata, nelayan, petani, dan siapa saja yang tidak memiliki kedudukan tinggi. Beliau mudah sekali bergaul dengan banyak orang hingga persebaran dakwahnya bisa berjalan dengan pesat. Dengan berpusat di kawasan Colo, Gunung Muria, beliau menyebarkan Islam ke kawasan pesisir utara hingga daerah lereng-lereng gunung.

Sunan Muria juga mengajarkan bagaimana cara bertanam yang baik, berdagang sesuai Islam, hingga mengajarkan seni dan budaya yang telah disusupi nilai Islam secara halus. Salah satu hasil seni yang konon menjadi bukti peninggalan Sunan Muria adalah tembang mocopat khususnya Sinom dan Kinanti. Di masa lalu, Sunan Muria menyusupkan nilai kebaikan dalam tembang mocopat hingga mudah dipahami oleh masyarakat luas tanpa memaksa mereka untuk memeluk agama Islam.

Setiap hari hingga akhir hayat. Sunan Muria beserta pengikutnya naik turun Gunung Muria untuk menyebarkan Islam. Jadi bisa dibayangkan betapa semangat juang salah satu Walisongo ini benar-benar luar biasa. Tidak heran, kalau setiap banyak warga melakukan ziarah wali songo di sini.

 

Makam Sunan Muria

Akses menuju Makam Sunan Muria tidaklah sulit, peziarah yang tidak menggunakan kendaraan pribadi bisa menggunakan angkutan umum menuju kawasan Muria. Di salah satu bukti yang memiliki udara sangat sejuk ini, pengunjung bisa melihat bangunan masjid yang dahulu dibangun oleh Sunan Muria dan para pengikutnya.

Di belakang bangunan masjid, peziarah bisa naik anak tangga yang jumlahnya lumayan banyak sebelum akhirnya sampai di Makan Sunan Muria. Jarak antara anak tangga di bawah hingga atas mencapai 750 meter, cukup menantang bagi peziarah yang ingin datang dan melihat langsung salah satu penyebar Islam terhebat yang ada di Pulau Jawa.

Begitu masuk ke dalam kompleks bangunan makam, peziarah akan mendapati 17 batu nisan yang menurut juru kunci merupakan pengawal Sunan Muria. Masuk agak ke dalam, peziarah akan menemukan bangunan lebih tinggi yang di dalamnya terdapat makan Sunan Muria dan putrinya.

 

Tata Cara Ziarah Makam Sunan Muria

Begitu masuk ke dalam lokasi makam, peziarah harus mematuhi tatacara ziarah makam Sunan Muria. Biasanya tempat berdoa peziarah pria dan wanita dipisah. Di dalam lokasi makam, peziarah biasa berdoa sendirian atau mengikuti beberapa pemimpin doa yang kadang sudah ada di sana.

 

Demikianlah uraian singkat tentang ziarah makam para wali khususnya Sunan Muria yang dikenal sangat hebat ketika berbaur dengan rakyat jelata. Semoga semua Muslim bisa mengunjungi makam dan petilasan beliau.

Silsilah Keluarga Para Tokoh Nasional

Silsilah Keluarga Ustaz Abdul Somad

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragam Islam, para pendakwah, ulama, serta ustaz kerap mendapatkan tempat spesial di hati masyarakat. Salah satu ustaz ahli ceramah yang sedang berada di…

Megawati Soekarnoputri

Berdasarkan silsilah keturunan keluarga, Dr.(H.C.) Hj. Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri atau yang lebih dikenal dengan Megawati Soekarnoputri adalah salah satu putri Presiden RI pertama,…

Only One in the World

Saraswati Temple Ubud: A Charming Spot of Bali

Looking at the Beauty of Enchanted Saraswati Temple Ubud - Saraswati is known as the Goddess of knowledge. The Saraswati Temple Ubud was built to worship her. The temple is one of authentic proves how religiosity of Balinese has become part of their life. Read More...

Tradisi Keluarga

Hobi Koleksi Mustika Gaib Peninggalan Nenek Moyang

Indonesia adalah negara yang masih kental dengan mistis. Di negara kita pun terdapat banyak barang-barang pusaka peninggalan nenek moyang kita zaman dulu. Nah, benda-benda mustika gaib itulah yang sering diburu oleh beberapa kalangan.

Hobi Asyik Koleksi Motor Klasik

Pernahkah Anda melihat para selebritis tanah air yang mengoleksi motor klasik? Meski harganya selangit, mereka memilih barang antik yang satu ini menjadi bahan koleksi. Tidak mengherankan memang, karena banyak keuntungan juga yang bisa Anda dapat dari motor…

Adakah Keluarga Anda Pada Daftar Nama Dibawah Ini?

  • Sastrosoepoetro, Soepetanti, Hartati, Hartini, Goembreg, Soemitrati, Soerjadi, Goenoengsoerjanto, Wijadi
  • Mas Singgih, Mas Soetojo, Mas Rara Patimah, Mas Soemantri, Mas Rara Soertinah, Mas Rara Soemartinah, Mas Rara Soepatmi, Mas Agoes Soedjono, Soebandijah
  • Mas Soetopo, Mas Soetedjo, Mas Rara Djoemariah, Mas Suherman, Mas Rara Asijah, Mas Rara Emmie
  • Soetjanggah, Soekeni, Soepardi, Soekoer, Asmo, Soewarti, Soekewi, Wirjowidjoio, Hardjosemito, Soetami, Kastoredjo, Roekeni, Soekarno, Soekemi, Hastrodiprodjo, Hardi, Nitikoesoemo, Soemodipoero, Mangkoedioero, Soepardi, Nitisoedarmo, Soerjati, Martodimedjo,…

sultan

Kisah Sultan Yang Masuk ke Laut Menggunakan Mobil

Sultan Hamengku Buwono IX, tak banyak bicara tentang pengalaman batin yang dialami. Namun demikian banyak orang meyakini bahkan menjadi saksi berbagai hal mistis, misterius dan diluar nalar pernah terjadi yang berkaitan dengan Dorodjatun-nama kecil Sultan. Misalnya kisah tentang Sultan masuk ke laut selatan dengan mengendarai sebuah mobil merah tanpa kap.

Baca selengkapnya...