Masih Cari Lowongan Kerja, Mengapa Tidak Mencoba Mengelola Bisnis Bersama Keluarga?

Lowongan kerja memang dibutuhkan oleh setiap anggota masyarakat, namun banyak orang memiliki impian tentang bisnis yang akan dijalankan. Ada yang terobsesi membuat usaha sendiri dari bawah dengan mendirikan startup. Namun, tidak sedikit yang ingin meneruskan usaha keluarga atau menjalin kerja sama dengan kerabat.

Banyak ahli telah melakukan studi kelayakan bisnis yang bisa dilakukan bersama keluarga, tetapi masih bersilang pendapat masalah tersebut. Ada yang menyatakan bisnis keluarga tidak cocok untuk mereka yang ingin bergerak maju dengan impiannya. Namun, tidak sedikit yang menyatakan bisnis keluarga bisa membuat impian berbisnis berjalan dengan cepat. Lantas mana yang benar?

 

 

Usaha Keluarga di Seluruh Dunia

Usaha keluarga yang menjadi dinasti di beberapa produk atau jasa tidak sedikit. Ada banyak bisnis keluarga yang menguasai beberapa wilayah, bahkan dunia. Dari contoh ini beberapa orang jadi terobsesi membuatnya juga daripada mencari lowongan kerja di perusahaan lain.

Nah, yang menjadi pertanyaan adalah, apakah usaha keluarga benar-benar bisa menjadi besar dan terus bertahan hingga ke generasi selanjutnya? Jawabannya bisa ya dan bisa tidak. Kalau perusahaan dikelola secara profesional bisa berjalan dan menghasilkan revenue besar. Namun, kalau dikelola serampangan, gagal akan sering didapatkan.

Sebuah studi kelayakan bisnis yang dilakukan oleh  Joachim Schwass, bisnis yang dijalankan oleh keluarga bisa memberikan banyak sekali keuntungan dibandingkan perusahaan publik lainnya. Kondisi ini akan semakin baik kalau manajemen perusahaan dijalankan dengan sempurna. Usaha bisa meningkatkan dan terus bertahan dari generasi ke generasi.

Berbeda dengan pendapat di atas, John Van Reenen mengatakan kalau perusahaan keluarga memiliki keterbatasan pilihan pimpinan perusahaan. Kalau pimpinan menjalankan visi dan misi dengan baik, kemungkinan besar perusahaan maju, kalau tidak, bisa runtuh seiring dengan berjalannya waktu. Di luar sana tidak sedikit bisnis keluarga yang akhirnya gulung tikar.

Beberapa contoh bisnis keluarga yang terkenal dan mampu bertahan hingga sekarang terdiri dari:

Watson, bisnis yang berhubungan dengan kebutuhan keluarga dengan menghadirkan supermarket. Bisnis ini separuh sahamnya dimiliki oleh Keluarga Walton.

Facebook, beberapa keluarga dari Mark Zuckerberg seperti adiknya diberi posisi strategis. Bahkan, ayahnya juga diberi saham karena pernah memberikan pinjaman saat perusahaan ini berkembang.

Oracle, perusahaan teknologi yang juga dipegang keluarga. Larry Ellison yang pernah menjadi pentolan perusahaan masih memberikan dua anaknya saham yang signifikan di perusahaan ini.

Samsung, perusahaan teknologi ini dipegang keluarga dengan bekerja sama dengan para pengembang. Hasilnya, perusahaan ini termasuk musuh bebuyutan dari Apple untuk menghadirkan ponsel terbaik kelas atas atau flagship.

Volkswagen, keluarga Piëch-Porsche masih menjadi orang penting dari perusahaan ini. Produsen mobil yang bertahan hingga lama ini memiliki lima orang dalam satu keluarga dalam dewan direksi.

Nike, perusahaan yang memproduksi sepatu dan alat olahraga ini dibuat dan dibesarkan oleh Phil Knight. Pada tahun 2016, Phil mengundurkan diri dan akhirnya diteruskan lagi oleh anaknya bernama Travis Knight.

Softbank, perusahaan telekomunikasi ini didirikan oleh Masayoshi Son. Dia adalah orang terkaya kedua di Jepang yang memiliki 80% saham Sprint dan 32% saham Alibaba. Dia sedang mempersiapkan keluarga untuk menduduki posisi penting saat pensiun nantinya.

 

Kelebihan Menjalankan Bisnis Keluarga

Hasil studi kelayakan bisnis menyatakan bahwa usaha keluarga tetap memiliki kelebihan kalau dijalankan dengan baik. Kelebihan itu terdiri dari:

 

1. Memiliki Banyak Quality Time

Salah satu kelebihan membuat bisnis dengan keluarga adalah mudahnya melakukan quality time. Kalau Anda memiliki rekam kerja orang luar, tentu harus pada jam kerja atau membuat janji dahulu kalau ingin bertemu. Kalau dengan keluarga tentu berbeda.

Profesionalitas tentu tetap dipegang, tapi kapan saja ada gangguan atau ada ide baru pasti bisa diskusi. Apalagi kalau tinggal berdekatan atau satu rumah. Kapan saja ada masalah di kantor bisa segera dibicarakan bersama-sama.

 

2. Memiliki Goal yang Sama

Setiap kepala memang memiliki mindset yang berbeda-beda, bahkan dalam satu keluarga. Namun, kalau menjalani bisnis dengan keluarga, apalagi dari awal bersama-sama, kemungkinan menyamakan ide akan lebih besar. Walaupun ide agak berseberangan pasti bisa dicari jalan tengah yang bisa menjembatani keduanya. Dengan begitu, bisnis yang dijalani akan sejalan sehingga dalam prosesnya minim friksi antar personal.

 

3. Lebih Relaks di Tempat Kerja

Coba bayangkan kalau Anda bekerja dengan orang lain. Apalagi sebagai bawahan yang belum memiliki banyak pengaruh. Tentu perasaan sungkan, tidak tenang, takut, dan sejenisnya akan terjadi.
Kalau bersama dengan keluarga, hal-hal seperti ini tidak akan terjadi. Di kantor Anda bisa bekerja dengan lebih santai, bisa konsentrasi, dan tidak merasa terintimidasi. Meski ada pembagian jabatan sendiri-sendiri, bekerja dengan keluarga tetap memberikan perasaan tenang.

 

4. Mudah Melakukan Evaluasi

Kalau bekerja dengan orang lain, melakukan evaluasi mungkin akan susah dilakukan. Apalagi yang dievaluasi memiliki peranan yang besar di perusahaan. Salah kata bisa berbuntut panjang.
Kalau menjalankan bisnis dengan keluarga, rasa sungkan akan tidak ada. Kalau ada masalah atau kesalahan kerja bisa dievaluasi dengan benar. Kalau kesalahan terus dilakukan, kemungkinan bisnis terganggu akan besar. Jadi, demi kemaslahatan bersama, evaluasi bisa dilakukan lebih cepat.

 

5. Mudah Membuat Usaha

Kalau Anda dan keluarga baru membuat usaha, tentu berbagai jenis meeting dan tetek bengek formalitas tidak perlu dilakukan. Yang penting ada perjanjian hitam di atas putih agar tidak terjadi kecurangan. Kalau Anda melakukan kerja sama dengan orang lain, tentu butuh presentasi yang meyakinkan, pertanggungjawaban, dan semuanya tidak bisa berjalan sesuai keinginan. Pengambilan keputusan harus dari dua pihak dan kadang menghambat permulaan usaha.

 

 

Kekurangan Menjalankan Bisnis Keluarga

Meski memiliki kelebihan, menurut hasil studi kelayakan bisnis, kita tetap harus mempertimbangkan kekurangannya. Dengan mengetahui dari awal kekurangan yang akan dialami, Anda bisa lebih waspada terhadap kemungkinan terburuk. Berikut beberapa kekurangan bisnis keluarga.

 

1. Menggampangkan Pekerjaan

Bekerja dengan keluarga memang membuat Anda jadi lebih relaks. Namun, kalau terlalu relaks saat bekerja jadi sering menggampangkan. Dampaknya, pekerjaan tidak bisa selesai dengan pekerjaan. Beberapa orang akan menganggap kalau bekerja dengan keluarga tidak perlu seperti ikut bos lain. Jadi, santai saja asal selesai. Pikiran seperti ini malah membuat bisnis susah berkembang.

 

2. Masalah Perusahaan Bercampur Pribadi

Karena tidak ada kecanggungan dan tahu masalah pribadi masing-masing, konflik yang terjadi akan lebih rumit. Beberapa orang tidak hanya akan membahas perusahaan tapi dikaitkan dengan masalah pribadi.
Kalau masalah pribadi sudah bercampur dengan masalah perusahaan, penyelesaian akan menjadi bias. Itulah kenapa profesionalisme harus tetap dijaga meski berbisnis dengan keluarga.

 

3. Pemakluman Kalau Ada Pelanggaran

Kesalahan kecil dan tidak signifikan kerap dimaklumi. Lambat laun beberapa anggota keluarga akan merasa tidak masalah kalau melakukan kesalahan lain yang lebih besar. Hal seperti ini akan membuat perusahaan semakin terpuruk. Masalah sekecil apa pun tetap harus dievaluasi dan diluruskan. Kalau tidak hal-hal lebih besar akan terjadi.

 

4. Konflik Internal dan Perebutan Kekuasaan

Kalau ada pemilik perusahaan pensiun, mereka yang akan menduduki posisi tertinggi adalah anak atau orang terdekat. Nah, kemungkinan terjadi konflik internal kuat hingga mengganggu perusahaan akan besar.

 

5. Perusahaan Jadi Closed Minded

Perusahaan yang dijalankan oleh keluarga cenderung closed minded. Ide yang dijalankan hanya dari circle yang dimiliki. Padahal ide yang lebih bagus bisa saja muncul dari luar. Kalau ada pegawai lain ingin mengungkapkan ide biasanya sulit dilakukan sehingga perusahaan susah berkembang.

 

 

Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Memulai Bisnis Keluarga

Dengan memahami kelebihan dan kekurangan dari bisnis keluarga di atas, Anda akan tahu kalau usaha bersama keluarga tidak boleh dilakukan dengan serampangan. Ada beberapa hal yang harus dilakukan seperti beberapa hal di bawah ini.

 

1. Membicara Konsep Perusahaan Bersama-sama

Kalau perusahaan yang ingin Anda jalankan dengan keluarga masih belum ada dan baru direncanakan, lakukan pertukaran ide. Dengan melakukan pertukaran ide dan konsep ini, perusahaan bisa benar-benar sesuai dengan keinginan bersama. Jangan asal memaksakan ide yang membuat suasana jadi tidak nyaman di awal pembentukan.

Kalau perusahaan keluarga sudah berdiri, misal dikelola orang tua atau kerabat lain, ide dan gagasan juga harus dibagikan. Terkadang sesuatu yang baru dilakukan inovasi. Namun, lakukan hal itu dengan benar dan tidak dengan frontal atau memaksakan diri.

 

2. Jangan Mengedepankan Jabatan

Kita ambil contoh sederhana saja. Misal Anda menjadi pimpinan perusahaan yang memiliki banyak kuasa. Lalu ada keluarga atau orang dekat yang masuk ke dalam perusahaan. Dalam posisi ini, Anda tidak bisa berlaku sebagai pimpinan yang otoriter dan mampu melakukan apa pun.

Dengan siapa pun entah itu orang lain atau keluarga, ada baiknya untuk tetap menganggap mereka sebagai kolega yang punya posisi sama. Saat berbicara, berdiskusi atau melakukan hal lain jangan ada batasan. Meski semua keputusan Anda yang pegang, berdiskusi adalah cara sehat untuk mendapatkan ide baru yang bisa jadi lebih baik.

 

3. Menjalin Komunikasi dengan Baik

Jalin komunikasi yang baik antara diri sendiri dengan keluarga yang ada di perusahaan. Komunikasi harus dilakukan dengan baik saat berada di kantor atau di luar. Terkadang komunikasi yang buruk kerap menyebabkan salah paham. Salah paham ini bisa menyebabkan hubungan jadi tidak nyaman dan memengaruhi pekerjaan yang dilakukan.

 

4. Jangan Sering Merasa Tidak Enak

Jangan merasa tidak enak dengan keluarga atau orang terdekat ketika melakukan kesalahan. Bilang saja kalau mereka melakukan pekerjaan dengan salah dan harus diperbaiki. Kalau hanya diam saja dan banyak memaklumi, mereka tidak akan bisa maju. Apalagi kalau Anda memilih memperbaiki kesalahan mereka daripada memberi tahunya secara langsung.

 

5. Mengedepankan Profesionalisme

Selalu kedepankan profesionalisme dalam bekerja. Terkadang hanya karena bekerja dengan keluarga beberapa orang menyepelekannya. Kalau salah pasti dimaklumi sehingga kesalahan sering terjadi berkali-kali. Misal pekerjaan molor melebihi tenggat yang sudah ditentukan.

6. Selalu Ada Perjanjian

Dengan siapa pun melakukan usaha atau bisnis, jangan pernah lupa untuk melakukan perjanjian dengan jelas. Hitam di atas putih tetap harus dilakukan agar semuanya berjalan dengan jelas. Tanpa ada perjanjian, kalau salah satu orang curang bisa saja merugikan. Lebih baik menghindari hal-hal yang merugikan agar perjalanan bisnis di masa depan bisa berjalan dengan lancar.

 

7. Lakukan Studi kelayakan Bisnis

Studi kelayakan bisnis adalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek baik itu dari aspek hukum, sosial ekonomi serta budaya, aspek pasar serta pemasaran, aspek teknis serta teknologi sampai dengan aspek manajemen serta keuangannya, yang hasilnya digunakan untuk mengambil sebuah keputusan bisnis. Tujuannya adalah untuk menghindari resiko kerugian, memudahkan perencanaan, pekerjaan, pengawasan dan pengendalian.

 

 

 

Ragam Peluang Usaha Keluarga

Peluang usaha atau bisnis keluarga ada banyak. Asal bisnis yang dilakukan membutuhkan banyak orang, bisnis bisa dilakukan dengan orang terdekat. Berikut beberapa jenis peluang usaha yang bisa Anda jalankan dengan keluarga.

 

1. Usaha Kuliner

Salah satu peluang usaha yang bisa dilakukan bersama dengan keluarga adalah kuliner. Ada banyak pekerjaan usaha ini mulai dari tukang masak, bersih-bersih, hingga melayani tamu dengan baik.Usaha kuliner juga ada banyak jenisnya mulai dari rumah makan atau restoran hingga katering. Usaha kafe dan hingga kuliner online juga bisa dilakukan dengan keluarga.

Kalau Anda ingin memulai usaha ini ada baiknya membuat konsep makanan yang jelas, cara pembuatan, hingga penjualannya. Kalau usaha sudah terlihat laku, ada baiknya melakukan inovasi dan pengembangan agar revenue bisa ditingkatkan.

 

2. Usaha Transportasi
Peluang usaha selanjutnya yang bisa dijalankan dengan keluarga adalah transportasi. Bisnis ini terbagi menjadi beberapa jenis usaha seperti usaha ekspedisi untuk mengantarkan barang jarak jauh atau jarak dekat. membuka jasa kurir lokal juga bisa dilakukan.

Selanjutnya bisnis juga bisa bergerak di bidang penyewaan mobil atau rental. Anda dan keluarga bisa menyediakan mobil secara bersama-sama, untuk dijalankan bersama pula. Dari bisnis rental ini Anda juga bisa mengembangkannya jadi bisnis travel dengan menjalin kerja sama dengan pemandu lepas dan sopir.

 

3. Usaha Event Organizer

Usaha event organizer juga banyak dilirik karena cukup menghasilkan banyak keuntungan. Anda dan keluarga bisa membuka usaha dekorasi perkawinan, menyediakan terop, panggung, katering, hingga pengisi acara. Semakin banyak jasa yang ditawarkan, semakin banyak pula keluarga yang bisa ikut bekerja.

Oh ya, karena bisnis EO ini ada banyak hal yang harus diurus, Anda disarankan untuk melakukan koordinasi dengan sempurna. Kalau koordinasi tidak dilakukan dengan baik, bisa jadi jasa yang dijual terjadi banyak kesalahan. Lakukan pembagian pekerjaan dengan baik agar Anda tidak kebingungan dalam mengatur. Masing-masing orang memiliki tanggung jawab sendiri-sendiri agar mudah dilakukan evaluasi kalau terjadi kesalahan.

 

4. Usaha Fashion

Usaha fashion ada banyak jenisnya mulai dari pembuatan pakaian atau hanya menjual pakaian saja. Pembuatan pakaian berhubungan dengan desainer dan juga butik. Selanjutnya penjualan pakaian berhubungan dengan pembuatan toko atau membuka semacam online shop.

Kalau bisnis fashion yang dijalankan sudah menarik banyak pembeli dan order melimpah, bisnis keluarga bisa saja dilakukan. Ada orang yang nantinya ditugaskan sebagai penerima order, packing, pengecekan stock, hingga pengiriman. Saat ini usaha fashion saat diminati oleh banyak orang di seluruh Indonesia. Apalagi hadirnya marketplace lebih memudahkan penjualan barang dan jangkauan ke seluruh Indonesia.

 

5. Usaha Retail Elektronik

Kalau Anda dan saudara memiliki modal usaha yang cukup besar dan mampu menghadirkan perangkat elektronik, daripada mencari lowongan kerja cobalah membuka retail penjualan ponsel dan aksesorinya. Penjualan bisa dilakukan dengan membuat toko atau secara online melalui marketplace yang juga diandalkan oleh produk fesyen.

Meski kesempatan mendulang untung cukup banyak, menjual barang elektronik seperti ponsel atau mungkin laptop masih ada kemungkinan terjadi kerusakan saat pengiriman hingga risiko saat salah kirim. Lakukan koordinasi dengan baik agar semua pekerjaan berjalan dengan lancar serta bisnis terus berkembang.

Demikian beberapa ulasan tentang peluang usaha atau bisnis keluarga. Terlepas dari pro dan kontranya, semua bisnis bisa berjalan lancar kalau memiliki konsep yang jelas dan dikelola dengan benar. Akan percuma kalau bisnis memiliki modal besar, tapi tidak dikelola dengan baik keluarga. Lambat laun akan banyak masalah dan akhirnya bangkrut.

 

-------------------------------------------------

Memilih Bisnis Online Paling Menguntungkan, Jual Keripik atau Kerupuk?

Peluang usaha berjualan kerupuk dan keripik di Indonesia sangat potensial. Pangsa pasar bisnis makanan kecil berupa keripik dan kerupuk sangat luas. Anda tidak hanya berpotensi memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga luar negeri. Selain itu, makanan kecil yang satu ini juga disukai oleh hampir semua kalangan, mulai dari kalangan bawah, menengah, hingga atas. Potensi keuntungan yang bisa didapatkan dari industri keripik ataupun kerupuk bisa sangat tinggi. Sebagai buktinya, Anda bisa menemukan begitu banyaknya sentra kerupuk dan keripik yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Keberadaan sentra industri tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga untuk ekspor.

Baca selengkapnya...

Silsilah Keluarga Para Tokoh Nasional

Basuki Tjahaja Purnama

Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. merupakan seorang politikus Indonesia yang berasal dari Belitung Timur.

Ahmad Dhani

Ahmad Dhani Prasetyo atau juga dikenal sebagai Ahmad Dhani lahir di Surabaya pada tanggal 26 Mei 1972. 

Only One in the World

Saraswati Temple Ubud: A Charming Spot of Bali

Looking at the Beauty of Enchanted Saraswati Temple Ubud - Saraswati is known as the Goddess of knowledge. The Saraswati Temple Ubud was built to worship her. The temple is one of authentic proves how religiosity of Balinese has become part of their life. Read More...

Tradisi Keluarga

Sadranan, Tradisi Jelang Ramadhan di Klaten

Indonesia begitu kaya dengan adat istiadat dan tradisi. Di setiap pulau memiliki adat yang berbeda dengan pulau lainnya. Lebih dari itu, dalam satu pulau pun masih terdiri dari banyak provionsi dan kabupaten yang masing-masing memiliki budaya dan tradisi yang…

Tradisi Unik Masyarakat Papua Sambut Ramadhan dan Idul Fitri

Tak berbeda dengan tempat lainnya di Indonesia, wilayah Papua memiliki sejumlah warga yang memeluk agama Islam meski dalam lingkup minoritas. Namun begitu, semangat serta ketaatan ibadah mereka tak jauh berbeda dengan Muslim di daerah lainnya.

Adakah Keluarga Anda Pada Daftar Nama Dibawah Ini?

  • Mas Rara Marjam, Mas Abdoel Kadir, Mas Abdoerrachman, Mas Abdoeloemar
  • Sastrosoenarto, Soekrasto, Soenarti, Soenarni, Soenarsih
  • Mas Aslan
  • Mas Soereno, Mas Soewerni.

sultan

Kisah Sultan Yang Masuk ke Laut Menggunakan Mobil

Sultan Hamengku Buwono IX, tak banyak bicara tentang pengalaman batin yang dialami. Namun demikian banyak orang meyakini bahkan menjadi saksi berbagai hal mistis, misterius dan diluar nalar pernah terjadi yang berkaitan dengan Dorodjatun-nama kecil Sultan. Misalnya kisah tentang Sultan masuk ke laut selatan dengan mengendarai sebuah mobil merah tanpa kap.

Baca selengkapnya...