Rumah Cantik Dengan Peralatan Makan Antik

Mengoleksi barang antik menjadi sebuah hobi yang unik. Biasanya, orang-orang yang suka dengan benda-benda antik adalah yang mempunyai jiwa seni tinggi. Bagi orang biasa benda yang dikoleksi mungkin terkesan biasa saja, namun tidak bagi penyukanya. Meski harus merogoh kocek yang dalam, mereka rela-rela saja.

Apakah Anda juga termasuk kolektor barang-barang unik? Jika iya, maka peralatan makan antik bisa Anda jadikan sebagai koleksi selanjutnya. Alat makan yang antik bisa Anda jadikan sebagai tambahan hiasan dekorasi rumah. Memasukkannya ke dalam lemari kaca di ruang tamu tentu akan mengesankan. Bisa juga Anda gunakan saat ada tamu yang berkunjung ke rumah.

Saat mempersilakan mereka makan, Anda bisa menggunakan peralatan makan antik yang Anda punya. Ini tentu akan menunjang prestise Anda di hadapan tamu tersebut. Anda juga bisa lho, menggunakan alat makan antik ini sebagai cara menghasilkan uang. Misalnya, jika koleksi Anda sudah penuh, Anda bisa menjual sebagian yang sudah tidak Anda sukai. Nah, harga jualnya pun pasti akan semakin tinggi jika barang tersebut semakin antik.

Apa saja macam-macam peralatan makan antik yang bisa Anda koleksi? Berikut beberapa ulasannya.

Piring; Biasanya, yang mendominasi peralatan makan antik adalah piring. Banyak piring antik dari zaman dahulu, baik dari dalam dan luar negeri yang direkomendasikan bagi Anda. Piring-piring ini disebut antik bisa jadi karena material bahannya, umurnya, atau sejarahnya.

Mangkuk; Tak hanya piring, mangkuk antik pun banyak digandrungi para kolektor. Desain mangkuk yang cantik atau bahannya yang elegan, biasanya menjadi nilai tambah tersendiri.

Gelas; Gelas antik juga bisa Anda jadikan sebagai tambahan koleksi barang antik Anda. Gelas disebut antik karena kelangkaannya atau sejarah panjangnya.

Sendok; Sendok antik tentu juga ada, lho. Sendok ini biasanya punya bentuk yang lebih bermotif dari pada sendok biasa. Ukurannya juga agak sedikit lebih besar sehingga lebih mantap saat dipegang. Sendok ini bisa Anda gunakan untuk hiasan saja.

Bahan Piring Antik; Sebelum mengoleksi peralatan makan antik, piring antik salah satunya, maka Anda harus tahu dulu bahan-bahan yang biasa digunakan. Ini supaya sesuai dengan keinginan Anda dan tentunya tetap aman bila piring tersebut digunakan untuk makan.

 

Ada beberapa kelebihan tersendiri dari piring-piring antik sebagai berikut ini.

Piring Porcelain

Piring-piring antik didominasi dari bahan porcelain atau keramik. Porcelain memang bahan yang luar biasa dan cantik. Tak ayal, banyak orang-orang khususnya kaum hawa yang mengoleksi beragam piring berbahan porcelain. Sebenarnya, bahan utama dari porcelain adalah kaolin. Kaolin inilah yang membuat sebuah piring porcelain semakin luar biasa.

Penampilannya yang menawan dan elegan biasanya berwarna putih mencolok. Belum lagi ditambah desain atau motifnya, akan semakin membuat piring ini terkesan antik. Karakteristik piring porcelain adalah daya tahannya yang bagus sekali terhadap makanan panas atau dingin. Porcelain juga aman digunakan untuk makan atau foodgrade.

Bila Anda pandai merawatnya, piring porcelain ini akan awet dan tetap cantik sampai bertahun-tahun. Namun hati-hati juga dalam penyimpanannya, karena piring ini rawan pecah.

 

Piring Bone China

Piring-piring dari Dinasti China memang terbilang antik. Tak hanya bentuk atau motifnya yang cantik dan menarik, namun lebih pada sejarahnya. Misalnya saja, piring yang dulu dijadikan tempat makan para putri kerajaan China tentu akan menjadi barang antik yang sangat diincar para kolektor. Piring Bone China sendiri berbahan dasar lempung soft-paste yang begitu halus.

Bone-ash juga termasuk dalam bahan utamanya. Dari perpaduan kedua bahan ini, akan menghasilkan piring dengan warna putih yang tembus pandang. Tentunya sangat cantik bukan, piring yang satu ini? Belum lagi bias warna putih gading yang terkesan hangat, akan menambah nilai bagi piring Bone China. Tak heran ya, jika piring antik yang satu ini dianggap sebagai piring dari China dengan kualitas terbaik. Apakah Anda sudah punya beberapa di rumah?

 

Piring Kaca

Bahan kaca selain aman digunakan, juga sangat antik dan elegan tampilannya. Karena berbahan dasar kaca, maka piring ini pun akan terlihat bening. Kini, desain, model, juga warnanya semakin beragam dan membuat piring kaca ini semakin menarik untuk melengkapi barang antik koleksi Anda. Tak hanya piring, ada juga mangkuk dan gelas berbahan kaca yang juga bisa Anda koleksi. Bagaimana, apakah Anda tertarik?

 

Tips Merawat Peralatan Makan Antik

Supaya peralatan makan antik Anda tetap awet, maka Anda harus pandai-pandai merawatnya. Sayang bukan, jika peralatan antik ini sampai pecah atau mengalami kerusakan lainnya. Selain mahal, peralatan antik biasanya juga langka. Jadi, kemungkinan Anda akan kesulitan untuk menemukannya lagi.

Berikut beberapa tips merawat peralatan makan antik Anda:

Simpan di tempat yang aman; Menyimpan peralatan makan antik tentu tidak boleh sembarangan, ya. Anda harus menyimpannya secara terpisah dengan peralatan makan yang lain. Anda bisa menyediakan lemari khusus untuk peralatan makan Anda yang antik ini. Lemari kaca di ruang tamu pun bisa Anda manfaatkan. Tatalah peralatan makan antik ini dengan formasi yang rapi, maka alat makan tersebut pun bisa jadi hiasan.

Hindarkan dari jangkauan anak; PR berikutnya supaya alat makan antik Anda tahan lama adalah menyimpannya di tempat yang terhindar dari jangkauan anak-anak. Apa lagi bila Anda masih punya anak kecil, maka ini bisa jadi rawan sekali. Jangan sampai Anda menaruh alat makan antik ini di tempat yang biasa anak-anak gunakan untuk bermain. Hal itu tentu berbahaya bagi keamanan alat makan antik Anda.

Lapisi dengan kertas; Bila alat makan antik tersebut ingin Anda simpan, dimasukkan kembali ke dalam kardus misalnya, maka lakukan hal ini. Lapisilah barang antik itu dengan kertas, bisa kertas koran atau sejenisnya. Apa lagi jika alat makan itu bentuknya bergelombang, motifnya berwarna, dan sebagainya. Maka melapisinya dengan kertas akan membuat alat makan tersebut semakin awet dan tidak bergesekan dengan alat makan yang lain. Catnya pun tidak akan pudar atau tergores.

Cuci secara berkala; Tentu Anda tidak ingin peralatan makan antik ini kotor atau berdebu, bukan? Karenanya, Anda harus mencucinya secara berkala. Misal satu bulan sekali atau dua kali. Ini akan menjadikan alat makan antik tetap bersih. Khusus untuk alat makan berbahan porselen atau keramik, disarankan bagi Anda untuk mencucinya dengan air sabun yang hangat. Ini akan membuat bahan porselen semakin berkilau dan awet.

Lap dengan kain yang halus; Setelah dicuci, alangkah baiknya bila Anda membiarkan peralatan makan antik ini kering dengan sendirinya. Namun, jika ingin langsung dimasukkan kembali ke tempat penyimpanan, Anda boleh saja mengelapnya. Pastikan kain lap yang digunakan adalah kain dengan serat halus supaya tidak meninggalkan goresan di tempat makan antik itu.

 

Nah, itu dia seputar peralatan makan antik yang bisa Anda gunakan sebagai tambahan koleksi barang antik Anda. Semoga bermanfaat!

Silsilah Keluarga Para Tokoh Nasional

Silsilah Keluarga Ustaz Abdul Somad

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragam Islam, para pendakwah, ulama, serta ustaz kerap mendapatkan tempat spesial di hati masyarakat. Salah satu ustaz ahli ceramah yang sedang berada di…

Alim Markus, Pendiri Sekaligus Pemilik Maspion Group

Mungkin anda tidak begitu akrab dengan nama Alim Markus, bukan? Tapi bagaimana dengan nama brand “Maspion?” Produsen barang-barang rumah tangga ini cukup terkenal di Indonesia. Alim Markus tentunya…

Only One in the World

Donate Now, and Become Part of the Founder of This Wonderful Icon

Sometimes we just don’t know how to become part of something important to a city. Volunteering or join a community for a good cause is certainly one way to make an impact and become part of something important. Another option is through donation and there is an opportunity for you to become part of the founder of a Wonderful Icon in Bali, Parsada Jagaddhita. Here is what Parsada Jagaddhita is and how you can donateto contribute to this project. Read More...

Tradisi Keluarga

Ngabuburit di Masjid Lautze Bareng Mualaf Tionghoa Saat Ramadhan

Berkunjung ke wilayah Pecinan di Pasar Baru Jakarta, siapa sangka terdapat sebuah masjid di antara bangunan ruko-ruko lainnya. Masjid ini tepatnya beralamat di Jalan Lautze No.87-89, RT 10/RW 03 Karang Anyar, Sawah Besar, Jakpus.

Megengan, Tradisi Khas Pati Sambut Bulan Suci

Indonesia memiliki keragaman tradisi yang begitu luar biasa. Masing-masing suku dan wilayah bahkan memiliki tradisi yang berbeda-beda dan unik. Tradisi itu bisa bersumber dari kepercayaan yang dianut oleh masyarakatnya atau bahkan bisa berasal dari warisan…

Adakah Keluarga Anda Pada Daftar Nama Dibawah Ini?

  • Mas Aslan
  • Soedjimah, Genoek, Soerodipoero
  • Mas Narin
  • Sastrosoepoetro, Soepetanti, Hartati, Hartini, Goembreg, Soemitrati, Soerjadi, Goenoengsoerjanto, Wijadi