Keluarga Sosrodjojo dan Profil Teh Botol Sosro

Anda tentu tidak asing dengan Teh Botol Sosro, bukan? Minuman teh botol kemasan dari Indonesia ini emang terkenal di saentero negeri. Dengan tagline “Apapun makanannya, minumannya Teh Botol Sosro,” produk minuman ini diterima dengan baik oleh masyarakat. Tahukah anda bahwa nama “Sosro” ternyata diambil dari nama keluarga pendirinya? Ya, siapalagi kalau bukan Keluarga Sosrodjojo.

Bagi anda yang sedang mencari peluang usaha, baik usaha online, usaha rumahan, atau usaha kecil-menengah, kreativitas dan ide dibalik Teh Botol Sosro dapat menjadi inspirasi. Siapa sangka jika minuman teh yang biasa disajikan di rumah atau di kantor dapat menjadi usaha yang berkembang pesat.

 

Profil Usaha Keluarga Sosrodjojo

Bisnis teh botol Sosro ini awalnya didirikan oleh Sosrodjojo. Tidak banyak informasi yang tersedia tentang kehidupan pribadi, seperti kartu keluarga atau silsilah, generasi pertama pemilik usaha minuman Indonesia ini. Sosrodjojo berasal dari Tegal, Provinsi Jawa Tengah, di mana kebun teh keluarga Sosrodjojo berada.

Sosrodjojo diketahui memiliki 4 (empat) orang anak laki-laki, yang kelak menjadi penerus usaha keluarga tersebut, atau disebut generasi ke-2, yakni:

  1. Soemarsono Sosrodjojo
  2. Soegiharto Sosrodjojo
  3. Soetjipto Sosrodjojo
  4. Surjanto Sosrodjojo

Usaha minuman teh ini bermula dengan merosotnya harga daun teh panen di daerah Slawi, Jawa Tengah pada Tahun 1940. Sosrodjojo bernovasi dengan menjual daerah teh kering siap seduh di pasar tradisional. Produk pertama yang dihasilkan keluarga Sosrodjojo adalah Teh Wangi Melati Cap Botol, yang terdiri dari campuran teh hijau dan bunga melati. Seduhan teh ini menghasilkan citarasa yang sangat enak dan aroma melati yang sangat menenangkan.

Namun, racikan daun teh hijau dan bunga melati ini harus diseduh dengan cara yang benar. Jika tidak, cita rasa teh yang khas justru akan tenggelam dan hanya menyisakan aromanya. Diawal pendiriannya, Teh Wangi Melati Cap Botol masih dipasarkan di pasar-pasar tradisional di sekitar Jawa Tengah. Selanjutnya, produk minuman ini mulai dipasrkan secara lebih luas. Berikut adalah gambaran singkat kronologi usaha Teh Botol Sosro:

  • Tahun 1965, Teh Wangi Melati Cap Botol mulai diperkenalkan di Jakarta.
  • Tahun 1969, dilakukan promosi Cicip Rasa untuk menghasilkan produk siap minum. Upaya ini mulai dirintis oleh generasi ke-2.
  • Kemasan Teh Botol pertama diperkenalkan Tahun 1970 dan bertahan selama lebih kurang 2 tahun.
  • Tahun 1972, desain botol kedua diperkenalkan dan juga bertahan selama 2 tahun.
  • Tahun 1974, PT Sinar Sosro resmi didirikan di daerah Ujung Menteng. Desain botol yang diperkenalkan pada tahun ini masih bertahan hingga saat ini. Produk teh botol siap minum milik PT Sinar Sosro adalah yang pertama di Indonesia dan bahkan di dunia.

 

 

Pemasaran Teh Botol Sosro

Saat ini, PT Sinar Sosro dikelola oleh generasi ketiga, alias cucu Sosrodjojo. Setiap generasi ditandai dengan sistem distribusi atau pemasaran yang berbeda.

 

 

Generasi Pertama

Generasi pertama usaha keluarga ini dijalankan oleh pendirinya, yakni Sosrodjojo, dengan produk Teh Wangi Melati Cap Botol. Pemasaran produk minuman ini masih terbatas di wilayah Jawa Tengah, terutama Slawi dan Tegal. Pada generasi pertama ini, produk yang ditawarkan adalah racikan siap seduh. Sistem pemasaran masih berlangsung secara tradisional, karena bisnis online berbasis internet belum dikenal pada saat itu. Akibatnya, jangkauan pemasaran masih terbatas.

 

Generasi Kedua

Inovasi teh siap minum mulai dikembangkan oleh generasi kedua, yang dijalankan oleh putra Sosrodjojo. Demikian juga dengan sistem distribusi secara nasional. Pada Tahun 1981, PT Sinar Sosro mulai memperkenalkan dan mendistribusikan kotak pendingin kepada penjual. Upaya ini dimulai di wilayah ITC Cempaka Mas dan Pasar Senen. Inovasi ini menghadirkan sensasi yang baru, di mana minuman teh bisa disajikan dingin kepada konsumen.

Alhasil, produk minuman ini semakin diterima secara luas oleh masyarakat Indonesia, terutama saat cuaca panas. PT Sinar Sosro juga mulai membenahi sistem rantai distribusi dan pembagian keuntungan dengan penjual atau pengecer. Dengan sistem distribusi yang rapi, produk minuman teh ini cepat menyebar dan menjangkau seluruh wilayah di tanah air. Pada saat ini, kapasitas produksi PT Sinar Sosro semakin meningkat.

Pada Tahun 1984, perusahaan mampu memasarkan hingga 960.000 teh botol setiap bulannya. Hal ini membawa Sinar Sosro mempu menguasai 80% pangsa pasar untuk minuman sejenis. Sosro mampu mengungguli minuman botol dan kemasan lain, seperti Pepsi atau Coca-Cola, yang sudah mulai masuk ke pasar dalam negeri.

 

 

Generasi Ketiga

Generasi ketiga usaha keluarga ini dimulai diera Tahun 1990an. Pada periode ini, usaha minuman ini semakin berkembang dengan hadirnya variasi cita rasa dan aroma. Segmen konsumen, manfaat, dan kemasaran semakin dikembangkan. Demikian juga dengan jangkauan pemasaran yang sudah memasui pasar global, seperti Singapura, Australia, Brunei Darussalam, Vietnam, dan bahkan California. Pada generasi ketiga ini, PT Sinar Sosro mulai membangun sistem kemitraan dengan usaha lain pada industri yang sama maupun ekspansi usaha

Beberapa anak perusahaan milik keluarga  Sosrodjojo mulai berkembang. Misalnya, pada Tahun 2009, PT Rekso Nasional Food yang masih merupakan usaha keluarga Sosrodjojo mengakuisisi McDonald Indonesia. Alhasil, produk minuman Teh Botol Sosro pun menjadi salah satu minuman resmi di McDonald.

 

 

Filosofi Usaha Teh Botol Sosro

Dengan usaha yang semakin berkembang, Group Sinar Sosro telah menjelma menjadi salah satu usaha terbesar di Indonesia. Pada Tahun 2008 saja, Sosro mencatat keuntungan hingga Rp. 1,8 triliun. Sementara itu, aset perusahaan ditaksir bernilai puluhan triliun rupiah. Pencapaian yang luar biasa ini tentunya tidak lepas dari filosofi, norma, dan nilai yang dijunjung tinggi dalam organisasi. Meski merupakan usaha keluarga, Sinar Sosro dikelola secara profesional.

Filosofi Niat Baik dijabarkan pada setiap produk atau varian produk yang dihasilan Sinar Sosro. Niat Baik berarti tidak membahayakan kesehatan. Oleh sebab itu, seluruh produk Sosro dikembangkan dengan prinsip yang sama, yakni:

  • Bebas zat pengawet
  • Bebas zat pewarna
  • Bebas pemanis buatan
  • Terbuat dari daun teh terbaik
  • Menggunakan bahan-bahan lokal
  • Proses produksi yang ramah bagi lingkungan

 

Oleh sebab itu, produk Teh Botol Sosro aman dikonsumsi oleh siapa saja dan kapan saja. Saat ini, Sinar Sosro telah memiliki sejumlah produk selain Teh Botol Sosro. Di antaranya adalah Fruit Tea, Green Tea Sosro, Tebs, Proso, air mineral Prima, dan Happy Juice. Semua produk ini telah mendapatkan sertifikasi ISO 9002.

Asset perusahaan semakin berkembang. Sosro berafiliasi dengan sejumlah perkebunan teh di daerah Jawa dan Sumatera. Pabrik milik Sinar Sosro juga tersebar di wilayah Jawa dan Sumatera. Niat Baik yang menjadi filosofi Sosro juga diterapkan pada proses produksi yang tidak mencemari lingkungan. Pembangunan pabrik dilakukan setelah melalui analisis dampak lingkungan dan dilengkapi fasilitas pengolahan limbah.

Silsilah Keluarga Para Tokoh Nasional

Fadli Zon

Fadli Zon merupakan salah satu politikus terkenal dari Indonesia, yang lahir di Jakarta pada tanggal 1 Juni 1971.

Eko Putro Sandjojo

"Seorang Pemimpin Yang Berhasil Harus Mampu Mempersiapkan Anak Buahnya Bekerja Dengan Baik Dan Sempurna."

Only One in the World

Saraswati Temple Ubud: A Charming Spot of Bali

Looking at the Beauty of Enchanted Saraswati Temple Ubud - Saraswati is known as the Goddess of knowledge. The Saraswati Temple Ubud was built to worship her. The temple is one of authentic proves how religiosity of Balinese has become part of their life. Read More...

Tradisi Keluarga

Menghargai Waktu Dengan Mengumpulkan Jam Antik

Barang antik sekarang memang diburu sebagai koleksi oleh banyak orang. Mulai dari mobil antik, motor antik, perabot rumah yang antik, dan sebagainya. Satu hal yang tidak ketinggalan adalah jam antik.

Makam Raden Patah - Bintoro, Demak, Jawa Tengah

"Menurut sejarah, Adipati Raden Patah yang memiliki nama Tionghoa Jin Bun dan bergelar Panembahan Jimbun merupakan pendiri Kerajaan Demak dan memerintahnya selama 18 tahun (1500-1518)."

Adakah Keluarga Anda Pada Daftar Nama Dibawah Ini?

  • Mas Soereno, Mas Soewerni.
  • Mas Adjeng Soemodirono (Hoemi), Mas Sastrodiwirio (Oesoep), Mas Adjeng Kartodiwirio (Hoemarmi), Oemar, Aboe, Mas Oesman (Soemodisastro), Mas Olan (Sastrokoesoemo), Oemini, Mas Rara Oewarsiti, Mas Moeljono
  • Mas Abdoellah, Mas Rara kalimah, Mas Rara Soejatmi
  • Mas Rara Soetami, Mas Rara Hasri, Mas Sajoekti, Mas Soesatio, Mas Rara Slamet, Mas Soeketi

sultan

Kisah Sultan Yang Masuk ke Laut Menggunakan Mobil

Sultan Hamengku Buwono IX, tak banyak bicara tentang pengalaman batin yang dialami. Namun demikian banyak orang meyakini bahkan menjadi saksi berbagai hal mistis, misterius dan diluar nalar pernah terjadi yang berkaitan dengan Dorodjatun-nama kecil Sultan. Misalnya kisah tentang Sultan masuk ke laut selatan dengan mengendarai sebuah mobil merah tanpa kap.

Baca selengkapnya...