Sandiaga Uno

Sandiaga Salahuddin Uno lahir di Pekanbaru, Riau, 28 Juni 1969. Tokoh muda yang mulai naik daun sejak terpilih menjadi Wakil Gubernur Jakarta bersama Anies Baswedan ini merupakan seorang politisi sekaligus pengusaha sukses dengan kekayaan tidak kurang dari 7 triliun rupiah.

Laki-laki berdarah Gorontalo yang akrab dipanggil Sandi tersebut adalah alumni dari Wichita State University dan George Washington University di Amerika Serikat. Kepiawaiannya dalam berbisnis mengantarkan Sandi sebagai salah satu orang paling kaya di Indonesia. Majalah Globe Asia bahkan memasukkan pria tersebut di urutan ke-85 dari 100 orang terkaya di Asia pada tahun 2018.

Hebatnya, sebagian besar kekayaan Sandiaga Uno didapatkannya saat masih berusia 20 hingga 30 tahun. Kesuksesan yang diperoleh di usia yang muda mengundang decak kagum sekaligus tanda tanya besar di mata publik, siapa sebenarnya Sandiaga Uno?

Untuk mengetahui latar belakang beliau, ada baiknya jika kita mengetahui beberapa fakta mengenai silsilah keluarga Sandiaga Uno dari kedua orang tuanya.

Mewarisi Gen Bugis dari Garis Keturunan Ayahnya

Sandiaga Uno memiliki seorang ayah bernama Razif Halik Uno. Beliau adalah seorang mantan pegawai Caltex (sekarang Chevron) yang berasal dari Gorontalo. Pria lulusan Institut Teknologi Bandung tersebut kini lebih populer dengan nama Henk Uno.

Razif Halik Uno adalah anak dari Abdul Uno, seorang pegawai kehutanan di masa pendudukan Belanda yang terkenal cukup berprestasi. Jika silsilah keluarga beliau ditelusuri ke atas, Abdul Uno merupakan salah seorang keturunan dari pemimpin onderdistrik bernama Alexander Uno yang berjasa dalam pembangunan jalan yang menghubungkan Kwandang dan Limboto.

Selain berdarah Gorontalo, Sandi rupanya juga memiliki darah Bugis dari garis keturunan ayahnya. Hal ini sendiri telah diiyakan oleh Sandiaga Uno dalam sebuah video singkat yang ditujukan untuk Indeks Politika.

Darah Bangsawan dari Neneknya

Abdul Uno memiliki seorang istri bernama Intan Ruaida Monoarfa yang tidak lain adalah putri dari Rais Monoarfa, seorang pria dengan jabatan Jogugu (kepala distrik) Gorontalo pada zaman kolonial.

Dari garis keturunan sang nenek, Sandiaga Uno dipercaya memiliki silsilah keluarga yang berkaitan dengan raja-raja Gorontalo terdahulu.

Diceritakan bahwa Raja Batutihe terdahulu (Sultan Batutihe), memiliki seorang putera mahkota bernama Imam Podeita. Imam Podeita kemudian memiliki putera bernama Moputi Bila. Moputi Bila lalu memiliki seorang putera yang dinamai uno Nongo.

Dari Uno Nongo inilah marga “Uno” mulai diberikan secara turun temurun. Pada akhirnya, beberapa generas setelah itu, Sandiaga Uno lahir sebagai seorang pewaris nama “Uno” untuk mengikuti jejak kesuksesan para leluhurnya terdahulu.

Memiliki Satu Jalur Keturunan dengan Sunan Gunung Jati

Jika ditelusuri lebih jauh, silsilah keluarga Sandi ternyata tidak hanya bermuara dari raja-raja Gorontalo terdahulu, tapi juga memiliki hubungan kekerabatan dengan Sunan Gunung Jati, salah seorang anggota Wali Songo yang berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Indonesia.

Jalur keturunan tersebut bermuara dari Syekh Muhammad Maulana Jalaluddin yang merupakan generasi ke 8 dari Sunan Gunung Jati. Cucu dari Syekh Muhammad Maulana Jalaluddin adalah seorang puteri Kerajaan Bone bernama We Hamidah Arung Takalar Petta Matowae.

Cucu tersebut kemudian menjadi ibu dari Raja Bone ke 23, yaitu Sultan Ahmad Saleh. sang Sultan lalu menikah dan memiliki putera bernama La Patuppu Batu yang merupakan ayahanda dari Aru Lasimpala.

Aru Lasimpala dikenal sebagai pendiri Kampung Bugis di Gorontalo. Ia adalah salah seorang tokoh yang namanya cukup populer di kalangan suku Bugis.

Kelanjutan silsilah keluarga ini dapat Anda temukan di dalam buku biografi Prof. JA Katili. Disebutkan bahwa salah satu cucu Aru Lasimpala, yaitu Karsum Lasimpala menikah dengan Umar Katili kemudian memiliki seorang puteri bernama Zainab Monoarfa Katili.

Putri tersebutlah yang pada akhirnya menikah dengan Bupati Gorontalo dan menjadi nenek buyut dari Sandiaga Uno.

Meski demikian, penting untuk dicatat bahwa garis keturunan yang telah disebutkan di atas memiliki jarak yang cukup jauh. Oleh sebab itu diperlukan studi lanjutan yang lebih cermat untuk memastikan validitas silsilah keluarga Sandiaga Uno melalui jalur Sunan Gunung Jati.

Ibunya Berasal dari Sunda

Ibu Sandiaga Uno, Rachmini Rachman Uno, lahir di Indramayu, 23 Mei 1941. Wanita yang lebih dikenal dengan nama Mien Uno ini adalah seorang guru sekaligus public figure berprestasi yang pernah meraih sejumlah penghargaan bergengsi seperti Citra Wanita Pembangunan Indonesia 1994, Indonesian Woman of The Year 1995, dan Citra Abadi Pembangunan Nasional 1996.

Tak hanya itu, pada tahun 2007 majalah Globe Asia bahkan menempatkan Ibu Mien sebagai salah satu wanita paling berpengaruh di Asia.

Wanta berusia 77 tahun yang mulai dikenal luas oleh publik setelah membawakan acara Dunia Wanita di TVRI ini lahir di tengah keluarga guru. Kedua orang tua beliau, yaitu Raden Abdullah Rachman, serta ibu Siti Koersilah adalah pengajar yang berdedikasi tinggi.

Kini setelah berkarier selama lebih dari setengah abad, ibu Mien Uno telah diakui sebagai salah satu tokoh wanita tanah air yang paling berprestasi. Kesuksesan beliau merupakan inspirasi bagi semua wanita karier di luar sana yang kelak akan mencetak generasi penerus bangsa.

Penutup

Demikianlah sedikit pembahasan mengenai potret keluarga Sandiaga Uno beserta garis keturunannya. Terlepas dari fakta-fakta yang disajikan di atas, kesuksesan seseorang tidak selalu berasal dari garis keturunan yang elite. Tapi dari besarnya kerja keras serta tingginya kemauan untuk selalu mengembangkan diri.

Silsilah Keluarga Para Tokoh Nasional

Ir. Soekarno (Bung Karno)

Ini adalah silsilah keluarga dari Dr.(H.C.) Ir. H. Soekarno.

Sandiaga Uno

Sandiaga Salahuddin Uno lahir di Pekanbaru, Riau, 28 Juni 1969. Tokoh muda yang mulai naik daun sejak terpilih menjadi Wakil Gubernur Jakarta bersama Anies Baswedan ini merupakan seorang politisi…

Only One in the World

Religious Tourism in Bali? Why Don’t Try Ulun Mumbul Temple?

Ulun Mumbul Temple Springs for Life. Traveling to the island of Bali is a very pleasant tourist experience. Almost every corner there is a statue or as a form of worship and appreciation for Sang Hyang Widi. Read More...

Tradisi Keluarga

Makam Sunan Drajat - Paciran, Lamongan, Jawa Timur

"Lahir pada tahun 1471 dengan nama Raden Qosim, Sunan Drajat merupakan putra dari Sunan Ampel dan bersaudara dengan Sunan Bonang."

Akulturasi Tradisi Muslim di Bali Saat Ramadhan dan Idul Fitri

Meskipun masyarakat Bali mayoritas memeluk agama Hindu, tetapi hal ini tidak menjadi hambatan untuk menjalin kebersamaan dari pemeluk agama lainnya. Di Pulau Dewata sendiri, sejumlah kampung dengan komunitas Muslim cukup banyak tersebar di beberapa wilayah.

Adakah Keluarga Anda Pada Daftar Nama Dibawah Ini?

  • Mas Tajib (Kromodimoeljo), Mas Rara Mien, Mas Rara Soekati, Mas Karsono (Karsooetomo), Mas Soelardam (Reksokoesoemo).
  • Mas Soetopo, Mas Soetedjo, Mas Rara Djoemariah, Mas Suherman, Mas Rara Asijah, Mas Rara Emmie
  • Raden Nganten Sastroatmodjo (Soedjiah), Raden Rara Soedjimah, Raden Nganten Kromodjojo (Soekipah), Raden Soemoredjo (Roestam)
  • Mas Rara Asijah, Mas Rara Aminah, Mas Soengkowo, Mas Rara Soekowati, Mas Soebagio